Gabung Bersama Chelsea, Lukaku Jadi Pemain Termahal Dunia

JagatBisnis.com –  Romelu Lukaku dikabarkan sudah datang di London untuk menuntaskan tertular dari Inter Milan ke Chelsea.

Lukaku akan menempuh serangkaian langkah finalisasi memindahkan hari ini, Kamis 12 Agustus 2021 dengan dimulai dari uji kedokteran.

Untuk memboyong Lukaku ke Stamford Bridge, Chelsea diperkirakan wajib merogoh kocek sebesar 97, 5 juta poundsterling ataupun sebanding dengan Rp1, 9 triliun rupiah.

Jumlah itu akan membuat Lukaku terdaftar sebagai pemeran paling mahal dalam sejarah sepakbola. Mengutip Skysport, sejak dini kariernya sampai saat ini, keseluruhan memindahkan Lukaku ialah 293, 5 juta Poundsterling, ataupun sebanding Rp5, 8 triliun.

Jumlah itu membuat Lukaku melewati Neymar. Idola asal Brasil itu memiliki keseluruhan memindahkan 246, 6 juta Poundsterling( Rp4. 9 triliun) dalam cara perpindahan dari Santos ke Barcelona dan Paris Saint- Germain.

Lukaku membuka karir di klub Belgia, Anderlecht sejak 2009. 2 tahun setelah itu ia direkrut Chelsea dengan angka 10 juta Poundsterling. Cuma saja penampilannya saat itu belum melegakan.

Lukaku justru lebih kerap dipinjamkan, ia hanya mencatatkan 15 penampilan untuk Chelsea. 3 tahun berjarak, Chelsea membebaskan Lukaku ke Eveton dengan harga 28 juta Poundsterling.

Penampilan apiknya membuat Manchester United memboyongnya pada 2017. 2 tahun di situ, Lukaku mencatatkan 42 berhasil dalam 96 pertandingan.

Tetapi, kedudukan Lukaku sebagai ahli memukul MU mulai terpingkirkan bersamaan pergantian administrator dari Jose Mourinho ke Ole Gunnar Solskjaer. Pada Agustus 2019, Lukaku akhirnya dijual ke Inter Milan dengan harga 74 juta Poundsterling.

Lukaku kembali bercahaya. Beliau mengecap 64 berhasil dalam 95 pertandingan di seluruh pertandingan bersama Inter. Beliau jadi pemeran berarti saat Inter meregang Scudetto masa lalu dan membuat Inter lulus ke akhir Aliansi Europa.(pia)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button