Bersinergi dengan Instansi Lain, Bea Cukai Dorong Realisasi Ekspor Daerah

JagatBisnis.com –  Bea Cukai kembali menjalin sinergi dengan instansi dan pihak lain dalam upaya mendorong terwujudnya realisasi ekspor dari berbagai daerah. Kali ini sinergi dilakukan oleh Bea Cukai Timika, Bea Cukai Merauke, Bea Cukai Labuan Bajo dan Bea Cukai Parepare.

Bertempat di Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Bea Cukai Timika bersama Disperindag Kabupaten Mimika mengundang instansi terkait, eksportir dan para pelaku usaha untuk membahas dan meminta dukungan realisasi ekspor langsung dari Kabupaten Mimika.

Dalam pertemuan ini, Kepala Kantor Bea Cukai Timika, Muhammad Rofiudzdzikri menegaskan bahwa “Bea Cukai Timika akan tetap konsisten untuk selalu mendorong pertumbuhan ekspor langsung khususnya pada sektor non tambang dari Kabupaten Mimika.”

Berkiblat pada klinik ekspor PACE yang dibentuk oleh Bea Cukai Timika sebelumnya, Pemkab Mimika juga berinisiatif akan membentuk tim serupa dengan nama “MENO” yang merupakan akronim dari Mimika Ekspor Number One. Tentunya ini merepresentasikan keseriusan untuk mewujudkan ekspor langsung dari Kabupaten Mimika.

Di Papua, dalam upaya mewujudkan Merauke menjadi lumbung ekspor produk perikanan, Bea Cukai melakukan silaturahmi dan diskusi dengan satuan kerja perikanan di Kabupaten Merauke. Dalam diskusi bersama ini, Kepala  Kantor Bea Cukai Merauke, Dian Monas Jumaidy Kaban menyampaikan bahwa Merauke memiliki potensi sumber daya perikanan yang sangat potensial, baik perikanan laut maupun tawar, tetapi belum semua ekspornya dilakukan langsung dari Merauke.

“Harapan dari kunjungan ini agar semakin menguatkan sinergi antara Bea Cukai dengan satuan kerja perikanan Merauke, sehingga nantinya Merauke mampu menjadi lumbung ekspor produk perikanan di wilayah Papua Selatan,” harap Dian Kaban.

Masih dalam upaya mewujudkan realisasi ekspor, Bea Cukai Labuan Bajo melakukan kunjungan koordinasi ke Kantor PT Suryagita Nusaraya (SN Cargo). Dalam kesempatan ini Bea Cukai Labuan Bajo menyampaikan informasi mengenai program-nya dalam mewujudkan pertumbuhan ekspor di Pulau Flores. Selain itu Bea Cukai Labuan Bajo juga menyampaikan harapan agar dapat bekerja sama dengan pihak SN Cargo selaku jasa pengiriman barang sehingga kegiatan ekspor dimaksud dapat diwujudkan.

Sementara itu di Sulawesi Barat, Bea Cukai Parepare turut mendukung peningkatan ekspor dengan ikut serta dalam Focus Grup Discussion (FGD) Akselerasi Ekspor Komoditas Pertanian Provinsi Sulawesi Barat. FGD ini menjadi langkah menyukseskan kegiatan Merdeka Ekspor Komoditas Pertanian 2021, sekaligus guna mendukung program strategis Kementerian Pertanian yaitu Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor (GRATIEKS) Komoditas Pertanian.

Dalam kesempatan yang sama, Nugroho Wigijarto selaku Kepala Kantor Bea Cukai Parepare yang juga menjadi salah satu narasumber dalam forum tersebut, mengungkapkan secara daring bahwa mendorong peningkatan ekspor didaerah merupakan salah satu langkah solutif dalam rangka pemulihan ekonomi nasional. Untuk itu Bea Cukai membuka berbagai fasilitas kemudahan ekspor yang disertai dengan pendampingan serta asistensi bagi para pelaku usaha yang akan mengembangkan usahanya agar berorientasi ekspor. “Ini menjadi tugas kita bersama agar para pelaku usaha mampu mengembangkan usaha mereka menjadi lebih berorientasi ekspor,” pungkas Nugroho.(srv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button