Sarkofagus Firaun Ramses II Akan Dipinjam Pemerintah Paris

JagatBisnis.com –  Sarkofagus Firaun Ramses II akan kembali ke Paris pada bulan April mendatang. Hal itu dilakukan untuk pertama kalinya dalam hampir 50 tahun. Peninggalan Mesir Kuno yang langka itu dipinjamkan ke Prancis untuk pameran. Peti mati penguasa Mesir Kuno itu akan dipamerkan di Ibu Kota Prancis dari 7 April hingga 6 September 2023 mendatang. Harta karun peninggalan Firaun Ramses II pernah ditampilkan dalam pameran di San Francisco dan akan berakhir di Sydney tanpa sarkofagus.

“Saya hampir menangis kegirangan, karena saya akan melihatnya lagi sarkofakus itu di negara ini. Ketika mereka memberi tahu saya, ia akan datang ke Paris untuk membawa sarkofakus itu,” kata Dominique Farout, seorang Egyptologist di sekolah sejarah seni bergengsi Ecole du Louvre yang menjadi komisaris ilmiah untuk pameran tersebut, seperti dikutip AFP, Sabtu (14/1/2023).

Farout mengungkapkan, pihak berwenang Mesir telah membuat pengecualian dalam meminjamkan sarkofagus kayu cedar bercat kuning ke Prancis. Itu tidak melakukan perjalanan ke San Francisco dan tidak akan disertakan saat sisa pameran berkemas dan menuju ke Sydney. Isyarat itu menandai rasa terima kasih kepada Paris, di mana para ilmuwan mengawetkan mumi Ramses II dengan mengobatinya dari jamur ketika dipamerkan pada tahun 1976.

Baca Juga :   Prancis Kembali Bangun Reaktor Nuklir

“Kali ini, peti mati pahatan akan diperlihatkan kosong, karena hukum Mesir sekarang melarang pengangkutan mumi kerajaan ke luar negeri. Peti mati itu menggambarkan raja yang sedang berbaring dalam warna-warna cerah dengan tangan bersilang di dada memegang tongkat dan cambuk jabatannya. Matanya digariskan dalam warna hitam, dia memakai hiasan kepala firaun bergaris dan janggut palsu yang dikepang,” paparnya.

Baca Juga :   Per 1 Januari, Apotek di Prancis Gratiskan Kondom bagi Anak Muda

Selain peti mati, lanjut dia, pameran Paris akan mencakup sejumlah besar benda Mesir Kuno, perhiasan emas dan perak murni, patung, jimat, topeng, dan sarkofagus. Harta karun lainnya berasal dari ibu kota Tanis yang dibangun Ramses II di sebelah timur Delta Nil, termasuk peti mati perak padat, sarung jari tangan dan kaki, serta topeng emas padat yang dihiasi permata.

Baca Juga :   Macron Ogah Minta Maaf Atas Kebiadaban Kolonialisme di Aljazair

“Hanya mumi hewan yang akan dipamerkan, termasuk kucing yang dibesarkan dan dikorbankan untuk para dewa”, tegas Farout.

Dia berharap, banyak orang akan melakukan perjalanan ke pusat pameran La Villette di timur laut Paris. Pameran sebelumnya tentang Firaun Tutankhamun menarik 1,4 juta pengunjung ke tempat yang sama pada 2019. (*/els)