Benarkah Usai Vaksin, Tidak Boleh Seks Hingga Olah Raga Berat?

JagatBisnis.Com – Baru-baru ini, beredar sebuah pesan berantai atau broadcast berisi peringatan terkait kegiatan yang harus dihindari setelah vaksinisasi Covid-19. Dalam pesan tersebut, tertulis beberapa kegiatan yang harus dihindari, di antaranya aktivitas fisik seperti olahraga berat, bersepeda, angkat beban, hingga berhubungan seks selama 7 hari setelah vaksin Covid-19.

Menanggapi broadcast tersebut, Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), dokter Agus Dwi Susanto memaparkan, menghindari kegiatan-kegiatan tersebut sifatnya individual. Artinya, pesan tersebut tidak berlaku untuk semua orang. Karena efek samping vaksin berbeda-beda.

“Beberapa efek samping vaksinasi yang bisa muncul di antaranya efek samping lokal seperti bengkak dan nyeri di bagian yang disuntik, serta efek samping sistemik seperti demam, sakit kepala, dan lemah atau letih,” ungkapnya, Sabtu (27/2/2021).

Menurutnya, beberapa efek samping muncul adalah hal yang normal dan sudah diperkirakan. Ini menandakan, tubuh yang divaksin sedang membangun perlindungan terhadap virus. Efek samping tersebut hanya berlangsung kurang dari seminggu. Bila lebih dari seminggu efek samping tidak juga hilang, maka perlu segera menemui layanan kesehatan.

“Pada orang-orang yang mengalami gejala ikutan setelah vaksinasi seperti demam, letih tentu harus istirahat dan menghindari aktivitas-aktivitas olahraga juga. Tapi ini sifatnya individu, tidak pada semua orang,” tuturnya.

Hal senada  disampaikan, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, dokter Vito Damay. Menurutnya, orang dapat kembali beraktivitas seperti biasa setelah vaksinasi, apabila orang tersebut tidak memiliki keluhan berarti. Karena sebagian besar, setelah vaksinasi orang merasakan lemas dan mengantuk. Oleh sebab itu, tubuh harus dalam keadaan sehat ketika akan dan saat vaksinasi.

“Boleh saja, orang itu tidak menjadwalkan sesuatu yang berat atau penting setelah itu. Tapi untuk besok dan seterusnya aktivitas normal saja. Karena yang terpenting justru persiapan sebelum vaksinasi. Disarankan, tidak meminum kafein atau stimulan dan tidur terlalu larut atau begadang semalam sebelumnya. Karena dikhawatirkan itu mempengaruhi tekanan darah yang harus diusahakan stabil,” pungkasnya.(esa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button