Berita  

UNDP: Gaza Butuh 80 Tahun untuk Pulih Total

jagatbisnis.com – PBB memprediksi bahwa proses pembangunan kembali Gaza mungkin akan memakan waktu setidaknya hingga tahun 2040, bahkan bisa lebih lama lagi.

Menurut laporan PBB yang dirilis pada hari Kamis (2/5), serangan Israel ke wilayah itu selama tujuh bulan terakhir telah menyebabkan kerugian miliaran dolar, menyebabkan banyak gedung-gedung beton bertingkat tinggi di kawasan yang padat penduduk itu hancur berantakan.

“Dalam skenario terbaik di mana material konstruksi dikirimkan lima kali lebih cepat dibandingkan krisis Gaza terakhir pada tahun 2021, pembangunan kembali rumah-rumah yang hancur dapat dilakukan pada tahun 2040,” tulis Program Pembangunan PBB (UNDP) dalam penilaiannya, dikutip¬†Reuters.

UNDP juga menjelaskan bahwa Gaza akan memerlukan kira-kira 80 tahun untuk memulihkan seluruh unit rumah yang hancur. Angka itu didapat berdasarkan laju rekonstruksi beberapa konflik Gaza sebelumnya.

Baca Juga :   Menteri Luar Negeri Inggris Cameron Desak Gencatan Senjata di Gaza

Penilaian UNDP membuat serangkaian proyeksi mengenai dampak sosio-ekonomi perang berdasarkan durasi konflik saat ini. Mereka juga memproyeksikan penderitaan selama beberapa dekade ke depan.

Dalam laporan terpisah, citra satelit yang dianalisis PBB menunjukkan bahwa 85,8% sekolah di Gaza telah mengalami kerusakan pada tingkat tertentu sejak 7 Oktober. Lebih dari 70% sekolah memerlukan rekonstruksi besar-besaran atau menyeluruh.

Baca Juga :   Bantuan Manusia Akhirnya Tiba di Gaza Melalui Perbatasan Rafah

Administrator UNDP, Achim Steiner, menyebut bahwa apa yang terjadi di Gaza saat ini belum pernah terjadi sebelumnya, terutama meningkatnya kemiskinan dalam waktu singkat.

“Jumlah korban jiwa yang belum pernah terjadi sebelumnya, kehancuran modal, dan peningkatan kemiskinan yang tajam dalam waktu singkat akan memicu krisis pembangunan serius yang membahayakan masa depan generasi mendatang,” kata Steiner.

Baca Juga :   Jepang Salurkan Dana US$35 Juta untuk UNRWA, Dorong Perbaikan Kemanusiaan di Jalur Gaza

Jika perang berlangsung hingga sembilan bulan, UNDP memprediksi kemiskinan di Gaza akan meningkat dari 38,8% pada tahun 2023 menjadi 60,7%.

Situasi tersebut secara praktis akan menyeret sebagian besar kelas menengah ke bawah garis kemiskinan.

Laporan terbaru dari otoritas Gaza menunjukkan, perang telah menewaskan sedikitnya 34.500 orang yang sebagian besar merupakan perempuan dan anak-anak.

Lebih dari 80% dari 2,3 juta penduduk Gaza telah mengungsi, dan seluruh lingkungan telah hancur akibat pemboman dan invasi darat Israel. (Hfz)

MIXADVERT JASAPRO