Polisi Tembak Kedua Kaki Pembunuh Terapis di Mojokerto

JagatBisnis.com –  Satreskrim Polresta Mojokerto mengeluarkan terdakwa pembantaian terapis wanita di tempat panti pijit Jalur Raya Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto diluncurkan. Kedua kaki terdakwa dihadiahi timah aparat karena melawan saat akan diamankan.

Kapolresta Mojokerto, AKBP Deddy Supriyadi mengatakan, Satreskrim Polresta Mojokerto sukses menguak pelaku pembantaian yang terjadi pada, Kamis (4/2/2021).” Sekitar 14 hari lalu. Penahanan pelaku berbekal dari coretan wajah pelaku. Yang telah disebar ke warga ataupun tempat biasa,” ucapnya, Jumat (19/2/2021).

Berita Terkait

Masih tutur Kapolresta, banyak warga yang menginformasikan tentang keberadaan terdakwa alhasil menghasilkan hasil kepada satu bukti diri seseorang yang diduga sebagai pelaku. Terdakwa ialah Mohammad Irwanto alias Wanto( 24) masyarakat Dusun Wuluh, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang.

” Tim Resmob mendapatkan informasi amat komplit alhasil dilakukan penahanan kepada terdakwa. Terdakwa diamankan pada Kamis kemarin, sekira jam 17. 00 Wib, di Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan di rumah mamak. Tetapi saat akan dilakukan penahanan, terdakwa akan melarikan diri alhasil dilakukan tindakan jelas terukur,” tuturnya.

Terdakwa dihadiahi timah panas aparat pada kedua kaki. Tidak hanya mengamankan terdakwa, aparat pula mengamankan sejumlah benda fakta. Percaya pakaian tangan pendek warna biru dan celana jeans warna gelap yang ditemukan terkait di cantolan pakaian yang terletak di dalam kamar korban.

Helm warna merah yang ditemukan di bangku jauh yang terletak di ruang pengunjung, sepatu kiri warna biru dongker yang ditemukan di teras panti pijit, pisau dimensi besar yang ditemukan di depan laman ataupun di tepi jalur dan sepeda motor Honda Beat nopol S 6110 QAG warna magenta.

Sebelumnya, seorang terapis wanita ditemukan berpulang bersimbah darah di dalam sebuah panti pijit yang terdapat di Jalur Raya Mlirip, Dusun Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Kamis( 4 atau 2 atau 2021) siang. Saat ditemukan, korban Ambarwati alias Santi( 35) dalam kondisi setengah bugil dengan posisi telungkup.

Tak cuma menyiksa masyarakat Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, pelaku pula menyiksa Raih( 48) tahun masyarakat Desa Kwangen, Dusun Sidorejo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto yang saat peristiwa mengantar makan siang untuk korban.

Korban mengalami cedera sungguh- sungguh di bagian kepala balik dan dievakuasi ke RSU Dokter Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto. Sesudah peristiwa, dengan mengemudikan sepeda motor Honda Beat warna pink, pelaku angkat kaki ke arah timur dengan cuma mengenakan celana dalam.

Masyarakat melihat pelaku mengenakan celana jauh di depan Kantor Telkom Mlirip yang berjarak 600 meter dari peristiwa. Satu minggu lalu, Polresta Mojokerto menabur coretan wajah pelaku di angkutan biasa dan tempat biasa. (ser)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button