Diam-diam WhatsApp Ngetes Fitur Baru

JagatBisnis.com – WhatsApp dikabarkan segera memperkenalkan fitur terkini yang tidak dipunyanya sejak lama, ialah respon catatan. Esoknya, pengguna bisa menekan catatan yang diperoleh selama sebagian saat untuk menunjukkan sejumlah emoji respon.

Dengan emoji respon ini, pengguna dapat dengan cara kilat bereaksi pada catatan tanpa butuh mengetik balasan ataupun mencari dan memasukan emoji sebagai jawaban. Mengambil web GSM Arena, Jumat, 27 Agustus 2021, respon catatan ialah salah satu fitur harapan di aplikasi catatan praktis lain, Messenger, yang pula kepunyaan Facebook.

Tidak hanya itu, WhatsApp dikabarkan sedang mencoba fitur ini pada segerombol kecil pengguna. Buruan layar ataupun screenshot yang beredar menunjukkan seseorang yang melihat catatan dengan fitur itu, tertuju sebagai bagian dari pengetesan.

Setelah fitur respon catatan digulirkan, pengguna cuma butuh melakukan pembaharuan pada aplikasi WhatsApp ke versi terkini untuk bisa memakainya. Jika tidak, pengguna akan menyambut catatan seragam screenshot.

Sayangnya, belum ada informasi menyoal durasi kedatangan fitur ini pada aplikasi semua pengguna. Sejumlah pihak pula meragukan rencana WhatsApp untuk betul- betul mengeluarkan fitur itu ke pengguna dengan cara besar.

Keragu- raguan ini mengenang WhatsApp sering mencoba fitur terkini selama sebagian bulan, tetapi setelah itu memutuskan untuk mengakhiri pengetesan dan tidak merilisnya pada pengguna dengan cara besar.

Sebelumnya, WhatsApp tengah meningkatkan aplikasi catatan praktis kepunyaannya versi pil buatan Apple, iPad. Bagi tweet itu, aplikasi yang tengah dibesarkan untuk iPad ini ialah sebagai aplikasi bawaan.

Program kepunyaan Facebook itu pula menghasilkan peringatan keras ke pengguna di semua bumi. Anak upaya Facebook itu menerangkan akan memblokir selamanya pengguna yang masih mengenakan program WhatsApp Plus, ialah aplikasi tidak sah untuk membuka fitur menarik.

WhatsApp Plus merupakan program bawah tangan yang jauh lebih menggoda daripada berpindah ke layanan saingan semacam Telegram ataupun Signal, yang mungkin tidak digunakan oleh teman dan keluarga yang masih menggunakan layanan WhatsApp resmi.(pia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button