Dana PEN Baru Terserap 69,8 Persen

JagatBisnis.com – Realisasi penyerapan dana program ekonomi nasional (PEN) baru terserap 69,8 persen dari total pagu Rp744,77 triliun. Jika dihitung, berarti dana yang terserap baru Rp513,89 triliun.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartato mengatakan, dana itu digunakan untuk berbagai program. Pertama, realisasi di program kesehatan sebesar Rp143.29 triliun atau 66 persen dari pagu Rp214,96 triliun.

“Sebagian dana itu disalurkan untuk pembagian paket obat untuk masyarakat, biaya perawatan untuk 477 ribu pasien, dan insentif tenaga kesehatan,” katanya secara virtual, Senin (13/12/2021).

Baca Juga :   Pemerintah Harus Lebih Gesit dan Sigap dalam PEN

Kedua, lanjut dia, realisasi di program perlindungan sosial sebesar Rp152 triliun atau 81 persen dari pagu yang mencapai Rp186,64 triliun. Dana itu digunakan untuk menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat.

Baca Juga :   Pemerintah Bakal Tambah Dana PEN 2022 Jadi Rp414 Triliun

“Contohnya, program keluarga harapan (PKH), bansos tunai, subsidi listrik, bantuan subsidi upah (BSU), bantuan beras, dan kartu prakerja. Pelindungan sosial terealisasi 81 persen atau Rp152 triliun,” ungkap Airlangga.

Selamjutnya, kata dia, ketiga, realisasi program dukungan UMKM dan korporasi baru Rp77 triliun. Angka itu setara dengan 48 persen dari pagu sebesar Rp162,4 triliun.
Keempat, realisasi program prioritas sebesar Rp83,6 triliun. Jumlahnya baru terealisasi 70,9 persen dari target Rp117,9 triliun.

Baca Juga :   Pemerintah Harus Lebih Gesit dan Sigap dalam PEN

“Kelima, pemerintah mencairkan dana sebesar Rp62,8 triliun untuk insentif usaha. Angkanya sudah sesuai dengan pagu yang disediakan, yakni Rp62,8 triliun,” tutup Airlangga. (*/esa)