Muncul Lagi Isu Bendera HTI di KPK, Eks Pegawai Jelaskan Lengkap

JagatBisnis.com –  Baru- baru ini timbul lagi pertanyaan rumor bendera HTI yang diucap diletakkan di salah satu meja karyawan KPK. Perihal itu terjadi karena seorang yang diucap bernama Iwan viral karena ia merasa ia dihentikan setelah mengutip foto bendera HTI di salah satu meja di bangunan KPK dan lalu membagikannya di grup jejaring sosial.

Melalui pesan terbuka, laki- laki itu mengatakan perihal yang tak seimbang sudah terjadi pada dirinya 2 tahun lalu itu karena ia memotret bendera mendekati HTI. Ia mengklaim tahap itu dilakukan dampak rasa cinta kepada NKRI.

Berita Terkait

Tak lama, mantan karyawan KPK yang masuk dalam 57 orang yang diberhentikan setelah terdapatnya TWK di lembaga itu ambil ucapan. Mantan karyawan KPK Aturan Khoiriyah dalam cuitan Twitter dan unggahan di Facebook memperhitungkan rumor miring itu amat menyesatkan. Ia setelah itu menjelaskan akal sehat pertanyaan relevan tidaknya dakwaan itu.

” Sejak kemarin ditanya2 serupa jejaring ttg pesan terbuka terkait bendera di bangunan KPK. Lalu berhubungan desigram pembenaran 57+ diberhentikan. Gimana betul, kan kita sudah diberhentikan jd karyawan, masak kita yg keterangan? Sudah disingkirkan, dinamakan merah, masih pula difitnah,” dicuitkan Aturan begitu juga diambil dari akun Twitter yang diunggah pada 3 Oktober 2021.

Ia menjelaskan pertanyaan posisi Iwan yang sebelumnya merupakan karyawan tidak tetap. Oleh karena itu ia mempersoalkan pertanyaan kekeleluasaan menjangkau ruangan di KPK. Padahal foto bendera itu terdapat di lantai 10 yang ialah ruang kegiatan penuntutan yang lazim diisi para beskal yang ditempatkan di KPK.

Aturan pula mengatakan kalau pertanyaan bendera itu, pemilik mejanya sudah sempat diperiksa oleh dalam KPK. Dalam sidang etik dilibatkan saksi ahli dari Kemenag dan sepengetahuan Aturan, dituturkan kalau bendera itu bukan bendera HTI.

” Kita lalu melakukan perlawanan bukan karena masalah profesi semata tetapi karena ketidakrelaan kami

jadi kehabisan ruh pemberantasan penggelapan semacam kejernihan, akuntabilitas dan kredibiliras dalam pancaroba status karyawan,” tulisnya.

Ia setelah itu menjelaskan kalau bendera yang diucap merupakan kepunyaan HTI itu tidaklah bendera HTI begitu juga yang dituduhkan dan viral. Wanita ini setelah itu menjelaskan rinci pertanyaan perihal itu melalui unggahan di Facebook. (pia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button