4 Tahun Jakarta di Tangan Anies, Urusan UMKM Sampai Pandemi COVID-19 Beres Semua

JagatBisnis.com – Tak terasa, 4 tahun Anies Baswedan mengetuai DKI Jakarta mengarah angan- angan besar. Menjadikan Jakarta jadi kota yang terus menjadi maju dan beradab, memanusiakan warganya, sudah mulai terasa.

Demikian kesimpulan dalam webinar berjudul Mengukur 4 Tahun Pencapaian Kemampuan Kepemimpinan Gubernur Anies yang diselenggarakan Forum Anak muda Hirau Jakarta( FPPJ), Jakarta, Sabtu, 25 September 2021.

Disampaikan Anggota DPRD DKI asal Bagian Partai NasDem, Bestari Barus, mengukur kemampuan 4 Anies mengetuai Jakarta, haruslah menyeluruh. Pastinya jauh dari bagasi politik ataupun ditunggangi kebutuhan kelompok yang cuma memunculkan kegaduhan semata.

” Hentikanlah penilian yang jauh dari obyektivitas. Apalagi yang pekat politisasi,” tutur Bestari.

” Apalagi mengkaitkan Anies dengan Pilpres 2024 yang masih jauh. Mengapa enggak kritik anggaran kunjungan kegiatan DPRD yang angkanya lumayan besar. Saat ini kan eranya digital, seluruhnya dapat dilakukan dengan zoom rapat yang lebih mengirit anggaran,” ekstra Bestari.

Terkait kritik masih sedikitnya pemasukan Pemprov DKI dari zona pajak, tutur ia, haruslah konstektual dengan zamannya. Saat ini, Indonesia tengah didera endemi COVID- 19 yang berakibat pada merosotnya perekonomian.

” Misalnya, sasaran( pajak) APBD DKI sebesar Rp70 triliun, tidak dapat digapai. Loh, kan wajib obyektif. Saat endemi COVID- 19 banyak orang ataupun industri enggak kokoh beri uang pajak. Beri uang pojok motor saja tak memiliki uang,” ucapnya.

Dalam evaluasi politisi tua ini, wujud Anies amatlah bernyawa negarawan. Kala terdapat keberhasilan menyangkut program kegiatan Pemprov DKI, Anies tak sempat membanggakan diri.

” Ia senantiasa bilang, aku kan cuma melanjutkan rancangan ataupun rencana pelopor aku. Ia enggak hirau apakah pendahulunya itu teman ataupun bahkan kompetitornya dalam pilkada. Seluruhnya serupa. Pokoknya, negarawan- lah Anies itu,” tegasnya.

Berikutnya, ia membeberkan pengalaman kala mempersoalkan Anies.” Dahulu aku sempat mentertawakan Pak Anies. Ia bilang, mari kembalikan seluruhnya ke dalam alam. Saat ini terdapat program drainase lurus, di mana air dimasukkan lagi ke alam. Ternyata betul. Belum lagi Jakarta senantiasa mendapatkan WTP,” lanjutnya.

Sementara, Profesor Silviana Asli, Pimpinan Panitia III Badan Perwakilan wilayah( DPD) berterus terang tahu dengan dengan Anies.

” Aku lumayan tahu dengan Pak Anies, dia mantan menteri pembelajaran. Aku kan orang pembelajaran. Visi dia jelas sekali. Mau menjadikan Jakarta jadi kota yang beradab,

mewujudkan keselamatan untuk masyarakat seluruh,” ucapnya.

Satu memo Ibu Silvi, teguran akrabnya, kala endemi COVID- 19 ataupun virus corona menyerang bumi, Jakarta jadi bunda kota negeri yang berhasil melawan penyakit memadamkan itu. Dalam durasi pendek, penyebaran endemi COVID- 19 dapat diminimalisir. Awalnya, jumlah pengidap Corona di Jakarta merupakan yang paling tinggi, belum lama turun ekstrem.

” Di tangan Anies, Jakarta kilat pergi dari situasi endemi COVID- 19. negeri lain juga bingung dengan capaian ini,” tuturnya.

Senada dengan Bestari, Ibu Silvi mengatakan Anies merupakan wujud yang tak edan aplaus.” Ia tidak sempat merasa seluruhnya ini merupakan hasil kerjanya sendiri. Tetapi aplikasi dari action plan para pendahulunya. Tetapi, banyak penggemar Anies yang kebalasen,” tuturnya.

Ibu Silvi juga mengatakan proyek kaki lima dan perumahan DP 0% merupakan sadapan hasil Anies. Ditambah lagi pembangunan tanah untuk Upaya Mikro Kecil dan Menengah( UMKM), dan kepeduliannya dalam menanggulangi masalah vitamin kurang baik( stunting) di bunda kota.

” Aku ingat benar, Thamrin 10 merupakan ruang terbuka hijau yang lahannya masih dalam bentrokan. Tetapi, Anies tak ragu membuat tempat berupaya golongan UMKM,” ucapnya.

Terkait kritik, dirinya beriktikad, Gubernur Anise tidaklah bentuk yang anti- kritik.” Aku kerap pula bagikan kritik pada Gubernur Anies. Tetapi, karakternya tabayun bukan ekspose. Alhamdulillah responsnya kilat dan segera dibenahi,” imbuhnya.

Irwandi, menggantikan Aliansi Masyarakat Minang di Jakarta, mengatakan keberpihakan Gubernur Anies kepada orang dagang kecil.

” Belian terencana membuat jembatan penyebrangan yang mengaitkan Pasar Tanah Kakak ke stasiun. Terdapat 435 UMKM yang tertolong,” tutur iIrwandi yang pula Delegasi Orang tua Kota Jakarta Pusat itu. (pia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button