3 Kecamatan di Kendal Nol Kasus Covid-19

JagatBisnis.com –  Nilai permasalahan COVID- 19 di Kendal Jawa Tengah normal pada tren penyusutan. Wilayah yang berbatasan dengan Kota Semarang ini menulis nilai terendah sejak pucuk permasalahan COVID- 19 yang berjalan pada Juli sampai Agustus 2021.

Saat itu nilai permasalahan aktif di kota itu mencapai 1. 600 lebih. Status PPKMnya juga terletak di tingkat paling tinggi ialah tingkat 4. Tetapi tren turun setelah itu terjadi sejak penguasa meresmikan PPKM gawat dilanjutkan PPKM tingkat.

Berita Terkait

Informasi dari Dinas Kesehatan Kendal per 4 September 2021 nilai permasalahan aktif terdapat 77 orang di semua wilayah kabupaten. Bahkan saat ini, kabupaten yang saat ini sudah turun status ke tingkat 2 itu, terdaftar terdapat 3 kecamatan yang nilai permasalahan aktifnya nihil alias nihil. Ialah Kecamatan Kangkung, Kecamatan Weleri, dan Kecamatan Limbangan.

Nilai permasalahan aktif 77 itu ialah nilai terendah yang sempat terjadi sejak setahun lalu. Terdaftar pada 4 September 2020 permasalahan aktif di Kendal terdapat 92 orang yang dirawat ataupun pengasingan.

Sejak itu nilai permasalahannya labil tetapi mengarah naik sampai mencapai puncaknya di bulan Juli 2021, dan kembali menyusut runcing di bulan Agustus ini.

Kepala Dinas Kesehatan, Ferinando Rad Bonay mengatakan, turunnya nilai permasalahan di Kendal tidak hanya karena PPKM, pula karena vaksinasi yang bertambah banyak, dan saat ini warga sudah terbiasa dan mengetahui untuk mengenakan masker mempraktikkan aturan kesehatan dalam kegiatan tiap hari.

” Yang awal warga prokesnya sudah baik. Setelah itu faktor vaksinasi pula yang sudah cukup di nilai 24 persen takaran awal, dan takaran kedua sekitar 13 persen. Memang masih kita buru lagi percepatan vaksinasi, tetapi terkendala cadangan vaksin dibanding antusiasnya warga,” tutur Feri.

Turunnya permasalahan berbanding lurus dengan bed occupancy rate ataupun BOR di Kendal. Saat ini BOR turun dan terletak di nilai 7 persen.

” Terdapat 2 rumah sakit di Kendal yang sudah kosong alias kosong ruang isolasinya. Yang lain satu 2 saja bed yang terisi,” kata Feri.

Beliau meminta warga untuk tidak kendor dan tetap patuh mengenakan masker dan aturan kesehatan yang lain. (pia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button