Indonesia Butuh 17,5 Juta Ahli Digital

JagatBisnis.com – Perkembangan digitalisasi saat ini sangat cepat. Untuk mengimbangi perkembangan tersebut Indonesia memerlukan 17,5 juta ahli digital hingga 2035. Diharapkan, putra-putri bangsa Indonesia harus bisa memanfaatkan peluang ini.

“Jangan sampai kesempatan ini justru diisi oleh bangsa lain. Apalagi kalau kita benchmarking antara Amerika Serikat, China dan Indonesia, jumlah startup Indonesia akan terus tumbuh. Ini merupakan kesempatan,” kata Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Senin (13/12/2021).

Erick menjelaskan, pihaknya juga mendorong dan memfasilitasi pengembangan industri digital di Indonesia secara komprehensif. Dengan mendorong generasi muda memiliki perusahaan-perusahaan besar yang menjadi unicorn-unicorn baru. Salah satunya, meminta Telkom membuka secara besar-besaran data center-data center di Indonesia untuk mendukung aktivitas bisnis pengusaha lokal.

Baca Juga :   BUMN Bersinergi dan Kolaborasi Kuatkan Aspek Implementasi Enterprise Risk Management (ERM) ERM Terintegrasi

“Potensinya ada dan saat ini Indonesia memiliki lima unicorn mestinya bisa menjadi 25 unicorn untuk beberapa tahun mendatang. Apalagi, saat ini ada 5 BUMN yang berinvestasi pada startup lewat pembentukan venture capital atau modal ventura dengan perusahaan lainnya. (*/eva)