1.641 Rumah Tak Layak Huni Akan Dibedah oleh Pemkot Semarang

JagatBisnis.com –  Rumah tak pantas mendiami jadi salah satu masalah di kota besar. Termasuk di Bunda Kota Jawa Tengah, Semarang. Tahun 2021 ini penguasa Kota Semarang mematok untuk melakukan operasi rumah pada 1. 641 yang tidak pantas mendiami.

Orang tua Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, cara program rehab RTLH sebenarnya lumayan jauh, karena wajib melalui cara pengajuan, konfirmasi alun- alun oleh dinas terkait, pembuatan RAB dan penganggaran.

Berita Terkait

Di Muktiharjo Kidul sendiri, cara operasi rumah tengah berjalan untuk 3 bagian rumah. Baginya, percepatan cara rehab RTLH di kawasan Muktiharjo Kidul dilakukan, mengenang wilayah itu ialah salah satu yang terdampak oleh terdapatnya hujan berlebihan di Kota Semarang pada bertepatan pada 6 Februari 2021 lalu.

Sementara itu Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Kota Semarang Ali, mengatakan program Rehab RTLH( rumah tidak pantas mendiami) akan berasal pada 2 anggaran. Ialah anggaran pembangunan wilayah dan anggaran pembangunan penguasa pusat.

” Program rehab RTLH dilaksanakan tahun 2021 ini melalui cara konfirmasi, kategorisasi RAB dan lain- lain pada tahun 2020. Tetapi yang terkena musibah, puting beliung, tumbuhan rebah, ataupun musibah yang lain terdapat dispensasi. Ilustrasinya di Muktiharjo Kidul yang terdampak hujan berlebihan kemarin, sudah kita cek alun- alun, hari ini disurvei, minggu depan mulai pengerjaannya,” jelas Hendrar Prihadi saat konfirmasi langsung sejumlah rumah tidak pantas mendiami di wilayah Muktiharjo Kidul, Kecamatan Pedurungan.

” Persyaratan yang wajib dipadati masyarakat yang mau mendapatkan program rehab RTLH antara lain pesan pengantar ataupun keterangan tidak sanggup dari pihak kelurahan, tanah yang dihuni tidak bentrokan dan atas julukan sendiri dan dengan menyertakan KK dan KTP,” jelas Ali. (ser)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button