Penguasa Dubai Lakukan Penyadapan HP Mantan Istri

JagatBisnis.com –  Kasus perceraian penguasa Dubai Sheikh Mohammed Al Maktoum dengan mantan istrinya Putri Haya dari Yordania masih bersinambung di Majelis hukum Inggris. Kali ini majelis hukum menemukan kalau pengusa Dubai itu melakukan penyadapan kepada ponsel Putri Haya.

Sementara itu ponsel sahabat dekat sekalian partner bidang usaha Putri Haya ialah Baroness Fiona Shackleton QC dan Nick Manners pula diucap jadi sasaran Sheikh Mohammed Angkatan laut(AL) Maktoum. Diambil dari BBC, Putri Haya mengatakan penyadapan teknologi itu membuat ia selama ini merasa kolam dikejar dan jadi sasaran bahaya.

Tetapi penguasa Dubai itu menyangkal melakukan penyadapan. Ia mengatakan seluruh fakta yang ia membawa tentang Putri Haya merupakan berdasarkan cara sah dan bukan karena penyadapan kepada kehidupan individu.

Majelis hukum Besar di Inggris pada Rabu petang membuktikan kalau penyadapan jelas melanggar UU Perbuatan Kejahatan dalam Rumah Tangga dan UU ECHR. Tindakan itu merupakan sebuah kecurangan kewenangan yang dapat menyebabkan perebutan hak orang per orang yang jadi objeknya.

Dituturkan kalau ponsel kepunyaan Putri Haya, 2 teman dekatnya dan asisten pribadinya sampai ponsel 2 ajudan Putri Haya jadi subjek torehan teknologi agen rahasia. Bahkan softaware yang digunakan merupakan Pegasus yang ialah teknologi gores kepunyaan Israel.

Bagi kenyataan sidang, pemasangan teknologi agen rahasia itu digarap oleh para ajudan dan pembantu raja, papa Sheikh Mohammed. Aplikasi Pegasus sendiri mengawasi objeknya dengan perinci dan rinci. Dengan Pegasus, aplikasi itu dapat mengirimkan informasi posisi orang yang disadap, membaca catatan SMS mereka, email bahkan catatan yang dikirim dalam berbagai aplikasi.

Tak cuma itu potret- potret dalam ponsel, panggilan telepon, catatan kontak sampai tutur kunci dan bertepatan pada reminder pertemuan sang pemilik ponsel yang ditempeli pula dapat diserap oleh Pegasus. (pia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button