Ketum PBNU Serukan Gerakan Cinta Zakat Jelang Ramadan

JagatBisnis.com – Dalam rangka menyambut kedatangan Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriyah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mengundang Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan ormas-ormas Islam, bersama-sama menyerukan Gerakan Cinta Zakat.

“Gerakan Cinta Zakat adalah level tertinggi dalam ibadah zakat. Karena kita berzakat dengan rasa cinta. Sebab, imanku adalah cintaku. Ini maqam yang sangat tinggi,” ujar Ketua Umum PBNU, Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj, pada Tarhib Ramadhan BAZNAS, di sela penutupan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Zakat 2021, di Hotel Grand Mercure, Jakarta Pusat, Selasa (6/4/2021).

Dalam ceramah Tarhib Ramadhan, KH. Said Aqil, menjelaskan, hakikat zakat adalah tazkiyat al-nafs atau pembersihan jiwa. “Zakat adalah untuk pembersihan jiwa atau membersihkan diri sendiri. Kalau bukan kita yang membersihkan diri sendiri, lalu siapa? Karena itu, mari kita bersihkan diri dengan berzakat. Dalam hati kita ada basyirah, yaitu penglihatan batin yang berfungsi membedakan yang benar dan salah. Mari kita bersihkan dengan berzakat dan mendukung Gerakan Cinta Zakat,” kata Kiai Said.

Sementara itu, Ketua BAZNAS, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum PBNU, Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj, yang telah hadir pada Tarhib Ramadhan.

“Terima kasih sekali atas kehadiran Buya Said Aqil. Ceramah beliau pada Tarhib Ramadhan ini, menjadi bekal bagi kita untuk menyambut Bulan Suci Ramadhan dan membumikan Gerakan Cinta Zakat,” kata Prof. Noor Achmad.

Ketua BAZNAS dengan penuh semangat, mendorong amilin-amilat bekerja keras mencapai target-target yang sudah direncanakan untuk menyukseskan program perzakatan di Bulan Suci Ramadhan.

“BAZNAS dengan ormas Islam, NU dan Muhammadiyah bersama menyerukan Gerakan Cinta Zakat. Mari kita sambut dan songsong Ramadhan dengan penuh semangat dan spirit Gerakan Cita Zakat. Mari bekerja keras melayani umat dan mencapai target-target yang sudah direncanakan untuk menyukseskan program perzakatan di Bulan Suci Ramadhan,” ujar Prof. Noor Achmad.(HAB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button