Kualitas Udara di Kalimantan Nyaris Tiga Kali Lebih Buruk dari Jakarta: Ancaman Serius bagi Kesehatan Warga

Kualitas Udara di Kalimantan : Kumparan

JagatBisnis.com –¬†¬†Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda sebagian pulau Kalimantan telah menyebabkan kondisi udara di beberapa wilayah menjadi sangat buruk. Kabut asap yang tebal telah mengurangi visibilitas dan mempengaruhi kualitas udara, yang pada gilirannya dapat mengancam kesehatan warga.

Menurut data terbaru yang diakses dari website iqair.com pada pukul 15.00 hari ini, kualitas udara di sebagian Kalimantan, terutama di Barito Selatan dan Palangkaraya Jekan Raya, berada dalam kondisi yang sangat berbahaya. Indeks kualitas udara (AQI) mencapai 339 untuk Barito Selatan dan 287 untuk Palangkaraya Jekan Raya. Kategori ini biasanya ditandai dengan warna ungu tua dan ungu muda.

Penting untuk dicatat bahwa kualitas udara dengan AQI di atas 300 masuk dalam kategori berbahaya, yang dapat menyebabkan dampak serius pada kesehatan. Sementara, kategori sangat tidak sehat, yang mencakup beberapa wilayah populasi, berisiko merugikan kesehatan masyarakat.

Baca Juga :   Gelar Resepsi Pernikahan Selama PPKM Level 2 di Jakarta, Ini Aturannya

Dalam perbandingan yang mencolok, kualitas udara di Jakarta, ibu kota Indonesia, saat ini memiliki AQI sekitar 137, yang masuk dalam kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif dengan warna kuning. Hal ini berarti bahwa kualitas udara di sebagian Kalimantan nyaris tiga kali lebih buruk dibandingkan dengan Jakarta, meskipun Jakarta sendiri juga menghadapi tantangan terkait polusi udara.

Baca Juga :   Jakarta Kini Berlakukan Tilang Manual

Pemerintah dan otoritas setempat di Kalimantan sedang berusaha keras untuk mengendalikan kebakaran hutan dan lahan serta memitigasi dampak buruknya pada kualitas udara. Upaya kolektif dari berbagai pihak diperlukan untuk melindungi kesehatan masyarakat dan mengurangi risiko yang ditimbulkan oleh polusi udara ini. Tetap waspada dan mengambil tindakan pencegahan adalah kunci dalam situasi ini.

Baca Juga :   Warga Jakarta Diminta Waspada Banjir

(tia)

MIXADVERT JASAPRO