Baru Menikah, KK Bisa Langsung Terbit

JagatBisnis.com-Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bekasi bekerja sama dengan Kantor Urusan Agama (KUA) Kota Bekasi meluncurkan Program Pelayanan Kependudukan Pencatatan Sipil dengan Kerja sama Intergrasi (Pensil Keren). Dalam program tersebut, nantinya warga yang baru menikah di KUA bisa langsung memiliki kartu keluarga (KK).

Kadisdukcapil Kota Bekasi Taufiq R Hidayat mengatakan soft launching program tersebut dilakukan pada awal Desember 2022 ini. Program dinilai dapat mempermudah pasangan suami istri baru untuk mempunyai hak keadministrasian warga negaranya.

“Jadi ada MoU antara Pemerintah Kota dengan Kemenag. Outputnya adalah bagaimana setiap proses perkawinan warga Kota Bekasi itu pada saat selesai akad itu KKnya sudah bisa menjadi satu KK yang utuh sebagai suami istri,” kata Taufik kepada wartawan, Minggu (18/12/2022).

Baca Juga :   Akta Kematian Hilang, Begini Cara Urusnya

Keuntungannya, ungkap Taufik, pasangan suami istri (pasutri) baru tidak perlu mengurus kartu keluarga kembali di masing-masing kecamatannya. Proses tersebut sudah terintegrasi saat calon pasutri mengajukan permohonan nikah di KUA.

Baca Juga :   Pasangan Nikah Siri Bisa Buat Kartu Keluarga

“Pada saat sah buku nikahnya sudah di tanda tangani, maka petugas kami tinggal mengirimkan PDF kartu keluarga kepada kedua mempelai,” imbuh dia.

Taufik menambahkan, program itu bersifat opsional. Artinya, tidak semua pasutri baru diarahkan untuk melakukan hal serupa. Kadang kala mempelai belum siap untuk digabung KK nya. Makanya ini sifatnya memberikan kesempatan tidak masalah tidak mengambil layanan ini. Apalagi, program ini juga berlaku bagi penduduk Indonesia yang tidak tercatat sebagai warga kota Bekasi.

Baca Juga :   Pasangan Nikah Siri Bisa Buat Kartu Keluarga

“Semua proses administrasi pendaftarnya pun akan dilakukan di KUA saat mendaftarkan pernikahan. Sehubungan dengan yang bersangkutan tidak berasal dari Kota Bekasi kita minta mempelai tersebut membawa surat pindah, permohonan surat pindah itu bisa kita yang mohonkan tapi tidak bisa jadi mendadak, ada proses surat menyurat,” tutupnya. (*/eva)