KAI Tanggapi Isu KA Argo Parahyangan Ditutup Demi KCJB

JagatBisnis.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menanggapi kabar mengenai, KA Argo Parahyangan dari Stasiun Gambir ke Stasiun Bandung dan arah sebaliknya akan ditutup. Hal itu dilakukan seiring segera beroperasinya Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB).

Berdasarkan informasi dari Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api, Selasa (8/11/2022), sejauh ini belum ada rencana menutup seluruh operasional KA Argo Parahyangan. Namun, kemungkinan ada penyesuaian jumlah frekuensi perjalanan KA Argo Parahyangan dengan KCJB.

Menanggapi hal itu, VP Public Relations KAI, Joni Martinus, mengatakan saat ini KA Argo Parahyangan masih beroperasi seperti biasa. Dipastikan belum ada rencana menutup operasional KA Argo Parahyangan.

Baca Juga :   Ada 707 Orang Gagal Mudik Naik KA

“Kami menegaskan sampai dengan saat ini perjalanan KA Argo Parahyangan (Gambir-Bandung PP) masih beroperasi seperti biasa. Adapun terkait isu tersebut, kami sampaikan belum ada keputusan ke arah itu,” kata Joni, Rabu (9/11/2022).

Baca Juga :   Keamanan Data Face Recognition di Stasiun KA Diragukan, Ini Kata KAI

Meski begitu, Joni mengungkapkan, pihaknya juga akan mendukung beroperasinya KCJB. Karena dapat menjadi alternatif transportasi dari kedua wilayah tersebut.

Baca Juga :   KAI Pamerkan Depo LRT Jabodebek Canggih di Bekasi

“Kami juga akan mengoperasikan KA Feeder dari Staisun Padalarang ke Stasiun Bandung bagi pelanggan kereta cepat yang ingin melanjutkan perjalanannya ke berbagai wilayah lainnya,” tutup Joni. (*/eva)