Beraneka Ragam Colokan Mobil Listrik

Ilustrasi Foto: Kompas

JagatBisnis.com Mobil listrik di Indonesia perlahan tetapi pasti mulai banyak konsumennya. Pilihan juga makin beraneka ragam, serta saat ini ada dari harga mulai dari Rp 238 jutaan sampai Rp 1 miliyar lebih. Perlu Anda tahu saat sebelum beli, jenis colokan mobil listrik tidak seluruhnya serupa. Beda pabrikan dapat jadi berlainan pula bentuk soket buat memuat energi.

Untuk itu, mengenali tipe soket alat transportasi listrik ini perlu, biar menguasai bentuk colokan yang ada di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum( SPKLU), setelah itu dicocokkan dengan konektor yang terdapat di mobil listrik yang dipunyai. Mengenai ini sesungguhnya sudah diatur di dalam Peraturan Menteri ESDM No 13 Tahun 2020. Pada Pasal 3 Ayat 2 dituturkan bermacam berbagai jenis colokan mobil listrik yang legal di dalam negeri.

Awal terdapat jenis arus bolak- balik ataupun alternating current charging system( AC), yang memakai konektor Type- 2. Khusus colokan yang satu ini diberi indikator warna merah. Cuma saja kenyataannya di lapangan, jenis ini tidak selalu dibekali selubung warna. Colokan Type- 2 biasanya diadakan oleh pabrikan selaku paket dalam pembelian mobil listrik terkini, supaya dapat memuat daya dari rumah lewat soket yang ada. Cuma saja sebab arus AC, hingga pengisian dayanya terhitung lama.

Baca Juga :   Jerman Dorong Pemerintah RI Beri Insentif Kendaraan Listrik

Setelah itu biasanya jenis ini pula ada di fitur wall box charging bagian ataupun melekat di pilar. Gampang memahaminya merupakan konektor ini mempunyai 7 lubang. Kedua terdapat yang namanya jenis balik arus searah ataupun direct current charging system( DC), yang memakai konektor bentuk jenis AA series serta umumnya diberi selubung warna hijau. Mudahnya jenis colokan ini diberi julukan CHAdeMO.

Baca Juga :   Penjualan Mobil Listrik Volkswagen Naik 65 Persen

Wujudnya mempunyai 4 lubang. soket CHAdeMO membolehkan pengisian energi listrik ke mobil dalam durasi cepat. Karena arusnya langsung ke baterai, tidak semacam arus AC yang di dalam mobil ada on board charger, buat mengganti arus ke DC. Umumnya jenis konektor CHAdeMO dapat ditemui di mobil semacam Nissan Leaf, Mitsubishi Outlander PHEV, Toyota Prius Plug- in Hybrid, serta beberapa produk mobil listrik ciptaan pabrikan Jepang.

Baca Juga :   Harga Mahal, Rare Earth Lumpur Lapindo Jadi Harta Karun Langka

Terakhir pengisian ulang kombinasi arus bolak- balik serta arus searah ataupun combined charging system( CCS). Jenis adaptornya pula menggunakan arus DC, ada pula bentuk colokannya diberi julukan CCS2, yang dinamakan selubung biru. Khusus ini wujudnya serupa Type- 2 tetapi di bawahnya ditambahkan konektor 2 lubang lagi. Serupa sebelumnya, konektor ini pula dapat memuat daya cepat. Khusus konektor CCS2 ditemui di mobil listrik pabrikan Tesla, Hyundai, serta Porsche.

(tia)