Tarik Wisatawan di New Normal, Pesona Wisata Taman Tirta Gangga Karang Asem Terapkan CHSE

jagatBisnis.com – Destinasi wisata Bali tak melulu seputar wilayah Pantai. Banyak tempat anti mainstream yang bisa kamu kunjungi. Salah satunya adalah objek wisata Taman Tirta Gangga Karangasem. Lokasi wisata ini berada di Desa Ababi, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, yang termasuk dalam wilayah Bali Timur.

Jika Anda ingin menuju ke objek wisata Taman Tirta Gangga dari kawasan Kuta, maka Anda menempuh waktu selama 2 jam 30 menit dengan menggunakan mobil.

Karena lamanya jarak tempuh menuju lokasi objek wisata tersebut, Anda disarankan untuk menggunakan supir lokal asli Bali. Hal ini untuk meminimalisir Anda tersesat selama di perjalanan.

Lalu jika merasa lapar, Anda bisa beristirahat sejenak di rumah makan Pondok Mina Karangasem. Di rumah makan ini menyediakan menu Ayam Geprek dengan sambal khas Bali yang sungguh nikmat sekali untuk disantap bersama Es Teh Manis.

Selama di masa new normal Pandemi virus Covid-19 ini, objek wisata Taman Tirta Gangga selalu menerapkan protokol kesehatan berbasis CHSE (Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment (Ramah lingkungan). Hal ini terlihat dari para petugas yang secara ketat mengecek suhu kondisi tubuh dari para wisatawan yang datang.

Tak hanya itu, di depan loket pembelian tiket juga terdapat tempat mencuci tangan yang dilengkapi sabun pembersih dan hand sanitizer.

Untuk memasuki objek wisata Taman Air Tirta Gangga, Anda akan dikenakan tarif tiket masuk sebesar Rp 25.000,- / orang. Dan Jika Anda ingin berenang, akan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp 10.000,- / orang.

Saat tiba di objek wisata Taman Tirta Gangga, Anda akan ditawarkan untuk membeli makanan Ikan oleh pedagang yang berada di pintu masuk. Anda cukup mengeluarkan uang sebesar Rp 5000,- untuk membeli 3 kemasan plastik makanan Ikan. Makanan Ikan ini berguna untuk memancing Ikan saat Anda ingin berswa foto.

Nama Tirta Gangga sendiri dapat diartikan air dari Sungai yang merupakan penghormatan kepada masyarakat Hindu Bali. Nama ini mengacu pada istana air yang dibangun pada tahun 1948 oleh Raja Karangasem, Anak Agung Anglurah Ketut Karangasem Agung. Luas area dari Taman Tirta Gangga ini sekitar 1,2 hektar, yang memanjang dan membentang dari arah timur ke barat.

Ornamen Patung dalam cerita Mahabharata, dan Pagoda di tengah Kolam yang dihuni oleh ribuan Ikan Koi ini menambah kesan eksotis pada objek wisata Taman Tirta Gangga.

Menurut I Made Anom Muliantara Pemandu Wisata Program We Love Bali mengungkapkan bahwa Pagoda yang berada di bagian kanan dari objek wisata ini memiliki fungsi yang berguna untuk pertanian.

“Pagoda ini memiliki fungsi barometer untuk mengukur debit air irigasi pertanian. Nah, jika Anda liat di Pagoda tersebut ada 11 tingkat dan airnya masih memancar. Itu artinya irigasi pertanian cukup memadai,”ungkapnya.

Taman ini masih milik kerajaan Karang Asem. Mata Air Rejasa memiliki jumlah air yang sangat besar, jernih dan menyejukkan. Mata air di taman Tirtagangga oleh masyarakat lokal dianggap sebagai air suci. Digunakan dalam upacara keagamaaan di daerah sekitar.(saf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button