Oknum Polisi Diduga Komplotan Begal Meninggal Usai Dirawat selama 2 Minggu

JagatBisnis.com –  Oknum polisi, berinsial JA (37) diduga melakukan aksi pemalak lalu diamuk massa di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, sebagian durasi lalu, meninggal bumi di Rumah Sakit Bhayangkara, Kota Area, Kamis dini hari, 5 Agustus 2021, sekitar jam 03. 00 Wib.

Orang per orang polisi yang bekerja di Polres Dermaga Belawan, Kota Area itu. Luang dirawat di ruang ICU Rumah sakit Bhayangkara, Kota Area, sejak 23 Juli sampai 5 Agustus 2021 ataupun 2 minggu dirawat. Beliau mengalami cedera di sekujur badan karena diamuk massa. Akhirnya, JA tidak sadarkan diri.

Perihal itu dibenarkan oleh Kepala Bidang Humas Polda Sumut Komisaris Besar Polisi Hadi Wahyudi pada reporter di Kota Area, Jumat, 6 Agustus 2021. Dengan kematian orang per orang polisi berkedudukan Bripka itu, Hadi mengatakan pihak Polresta Deli Serdang melakukan pelacakan bermain juri itu.

Polisi akan memahami permasalahan tewasnya, Bripka JA, setelah dihajar masyarakat karena dituding melakukan aksi perebutan sepeda motor kepunyaan seorang bunda rumah tangga.

” Pihak keluarga belum membuat informasi ke Polresta Deli Serdang. Tetapi interogator lalu memahami permasalahan anggota polisi yang meninggal bumi setelah dihajar masyarakat itu,” ucap Hadi.

Hadi menjelaskan situasi Bripka JA selama menempuh pemeliharaan di Rumah sakit Bhayangkara, Kota Area sekitar 2 minggu. Keadaannya, lalu mengalami penyusutan. Walaupun seluruh usaha dilakukan maksimal oleh tim kedokteran rumah sakit kepunyaan Polri itu.

” Meninggalnya korban setelah menempuh pemeliharaan sungguh- sungguh selama 2 minggu di rumah sakit, sejak peristiwa itu situasi Bripka JA tidak sadarkan diri sampai akhirnya meninggal bumi,” tutur Hadi.

Jenazah JA, sudah diserahkan pada pihak keluarga dan disemayamkan di rumah gelisah di Jalur Banyu Urip, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Area Marelan, Kota Area.

Berikutnya, jenazah dimakamkan di Tempat Penguburan Biasa( TPU) di Kecamatan Area Marelan, Kota Area tidak jauh dari rumah gelisah.

Hadi mengatakan polisi pula melakukan pelacakan permasalahan perampokan sepeda motor itu, untuk berburu diduga pelaku yang lain, yang ikut serta dalam permasalahan ini.

” Sudah terdapat diperiksa sejumlah saksi bersama korban atas dugaan permasalahan perebutan motor itu,” tutur Hadi.

Sebelumnya, aksi pemalak diduga dilakukan JA bersama rekannya, dirasakan korban Lismawati( 32) di Desa kekal Dusun Pasar V Ladang Kelapa, Kecamatan

Bringin, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Kamis siang, 22 Juli 2021, sekitar jam 13. 00 Wib.

Tidak ingin sepeda motor dibawa angkat kaki oleh tersangka pelaku, Lismawati berteriak rampok. Otomatis jadi atensi masyarakat sekitar. Langsung JA dibekuk masyarakat dan rekannya sukses melarikan diri.

Setelah itu, JA jadi incaran masyarakat, yang bermain juri sendiri. Polresta Deli Serdang menyambut informasi itu, turun ke posisi peristiwa dan mengamankan JA dan membuat ke Rumah sakit Bhayangkara, Kota Area.(pia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button