Kemenparenkraf Ajak Grab Dukung Pariwisata Bali

JagatBisnis.com – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menggandeng Grab untuk mendukung kampanye #ItstimeforBali. Kampanye yang diluncurkan, Rabu (3/11/2021) ini sebagai kebangkitan kegiatan ekonomi dan pariwisata di Bali. Hal itu menyusul pembukaan akses Bali sebagai destinasi pariwisata internasional yang diminati wisatawan mancanegara.

“Kolaborasi strategis ini ditujukan untuk memperkuat pondasi industri pariwisata Bali di berbagai aspek layanan di tengah pandemi. Sehingga mampu menggenjot pertumbuhan bisnis UMKM industri pariwisata dan kreatif Bali,” kata Deputi Bidang Pemasaran Kemenparenkraf, Nia Niscaya, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (3/11/2021).

Berita Terkait

Menurutnya, kerjasama itu pun menghadirkan kepastian terhadap pemulihan dan pengembangan destinasi pariwisata yang berkelanjutan. Sehingga sesuai dengan standar Cleanliness,Health, Safety, Enviroment Sustainability (CHSE).

“Penerapan protokol kesehatan (prokes) menjadi prioritas utama dalam pengadaan kegiatan wisata di Bali yang baru mulai menggeliat kembali setelah 2 tahun terakhir mendapatkan terhenti akibat pandemi Covid-19,” ungkapnya.

Sementara itu, Director of Central Public Affairs Grab Indonesia Tirza R Munusamy menanmbahkan, dalam kampanye ini pihaknya menyediakan banyak promosi layanan, mulai mulai dari transportasi, layanan pesan antar makanan, paket liburan hingga e-health. Promo itu untuk memberikan pengalaman wisata yang nyaman.

“Keamanan dan kesehatan konsumen dan para mitra merupakan prioritas kami yang diwujudkan melalui protokol kesehatan GrabProtect dan percepatan vaksinasi mitra pengemudi. Kami harap kontribusi dari kami dapat memberikan dampak positif untuk mendukung pemulihan sektor pariwisata di Bali,” ujarnya.

Dikatakan, selain memberikan keuntungan bagi para konsumennya, pihaknya juga menyiapkan pelatihan bagi para mitranya. Sehingga para mitra dapat mempelajari standar pelayanan dan memberikan yang terbaik bagi para konsumen.

“Tidak hanya konsumen dimanjakan tapi juga para mitra kami semakin berdaya. Diharapkan, kolaborasi ini dapat mempercepat pemulihan dan pengembangan destinasi pariwisata yang berkelanjutan,” terang.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali I Putu Astawa menyambut baik inisiatif itu dan sangat mengapresiasi langkah kolaborasi bersama pihak swasta untuk membangkitkan kembali kondisi ekonomi Bali. Karena perekonomian Bali sangat bergantung pada pariwisata.

“Dibukanya kembali Bali sebagai destinasi pariwisata utama Indonesia akan mendorong pemulihan perekonomian lokal,”tutup Putu Astawa. (eva)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button