Elon Musk Akan Mundur dari CEO Twitter dengan Syarat

Elon Musk

JagatBisnis.comElon Musk berterus terang hendak mundur dari kedudukan CEO Twitter lekas sehabis beliau menciptakan pengganti yang” lumayan bodoh” buat kedudukan itu.

” Aku hendak mundur selaku CEO lekas sehabis aku menciptakan seorang yang lumayan bego buat mengutip posisi ini! Sehabis itu, aku cuma hendak bertugas di regu aplikasi serta server,” tulisnya melalui akun [email protected]

Statment itu dikeluarkan Musk membalas hasil polling yang diusulkannya sendiri. Pada Senin (18/ 12), Musk mengajukan polling pada warganet dengan menanya” Apakah beliau wajib mundur selaku atasan Twittter? Aku hendak menaati apapun hasilnya,”

Sehabis ditutup, dari 17. 502. 391 suara, sebesar 57, 5 persen warganet memilah Yes nama lain mau Musk mundur. Sedangkan, sebesar 42, 5 persen membutuhkan kebalikannya.

Baca Juga :   Sewa Firma Hukum, Elon Musk akan Dituntut oleh Twitter

Menyongsong hasil ini, memberi tahu Musk akan mengubah sistem polling di Twitter. Beliau dikabarkan mau cuma mereka yang berlangganan Twitter Blue yang dapat membagikan suara.

Perihal itu dibilang Musk menyongsong twit salah satu konsumen yang melaporkan” cuma klien Twitter Blue lah yang sepatutnya dapat membagikan suara dalam telaah opini yang berhubungan dengan kebijaksanaan”.

Musk kemudian membalas twit itu dengan melaporkan” Nilai baik. Twiter hendak mengganti perihal itu,” tulisnya.

Di bagian lain, Musk mau mundur dari jabatannya diprediksi sebab situasi kurang baik yang lagi menyerang salah satu perusahaanya, Tesla. Para pemegang saham Tesla takut, sepak terjang Musk di Twitter mematikan industri itu.

Baca Juga :   Elon Musk Dukung Gubernur Florida Jadi Presiden AS 2024

Teruji, sehabis pemerolehan Twitter oleh Musk pada Oktober kemudian, saham Tesla lalu anjlok. Mengambil Business Insider, sepak terjang Musk di Twitter membuat Leo KoGuan berlaku seperti pemegang saham terbanyak ketiga di Tesla takut. Beliau mengatakan, Musk sudah melalaikan Tesla.

” Elon melalaikan Tesla serta industri ini tidak memiliki CEO yang aktif. Tesla wajib serta pantas memperoleh CEO yang bertugas keseluruhan. Apa yang wajib Badan Dewan Tesla jalani, tidak terdapat? Elon hendak menciptakan suksesornya sendiri di dasar pengawasan bebas dari Badan Dewan,” celoteh Leo KoGuan di akun twitternya.

Baca Juga :   Elon Musk Tunda Peluncuran Twitter Blue pada 29 November

Keresahan seragam pula diutarakan Ross Gerber. Pemegang saham Tesla sekalian CEO Gerber Kawasaki Wealth and Investment Management itu berkata” ialah untuk kebaikan buat para pemegang saham Tesla, Elon wajib balik bertugas penuh di Tesla.”

Sedangkan itu, khalayak telah memperhitungkan sebagian julukan calon pengganti Musk. Salah satunya merupakan mantan kontraktor intelijen, Edward Snowden. Angin lalu itu mengemuka berakhir Snowden membalas unggahan Musk pertanyaan patokan CEO dengan balasan” aku digaji melalui bitcoin,”(tia)