Luhut: Tak Ingin Ada Masalah, Kompor Listrik Batal Gantikan LPG 3 Kg

Foto : Istimewa

JagatBisnis.com – Pemerintah sempat berencana mengonversi kompor gas LPG 3 kg milik masyarakat ke kompor listrik. Program ini ditengarai bisa menghemat subsidi LPG yang dikeluarkan APBN dan menekan impor gas pada neraca perdagangan. Sayangnya, program konversi kompor gas ke kompor listrik itu, batal.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan pemerintah saat ini masih mendalami dampak dari adanya perubahan konversi kompor berbahan gas ke listrik. Hal itu dilakukan untuk menguraangi risiko adanya masalah yang ditimbulkan lain waktu. Namun, diriya belum mengetahui update dari pembatalan konversi kompor tersebut.

“Saya belum update sepenuhnya mengenai pembatalan itu, mungkin ada sesuatu yang ditemukan. Jadi, mereka tunda dulu. Mereka tidak ingin buru-buru yang nanti bermasalah dikemudian hari,” kata Luhut di Jakarta, Rabu (28/9/2022).

Baca Juga :   Luhut Minta Sistem WFH Mulai 18 Desember Diperketat

Sebelumnya, PT PLN (Persero) membatalkan program konversi atau pengalihan kompor LPG 3 Kilogram ke kompor listrik. Pembatalan dilakukan, karena pihaknya hadir untuk memberikan kenyamanan di tengah masyarakat melalui penyediaan listrik yang andal. Untuk itu, pihaknya memastikan, tidak menaikkan tarif listrik untuk periode Oktober-Desember 2022, mendatang. Keputusan itu lebih dahulu diumumkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Baca Juga :   Dipastikan LPG 3 Kg Tidak Akan Digantikan Kompor Listrik Tahun Ini

“Selain itu, kami akan memastikan tidak adanya penghapusan golongan pelanggan dengan daya 450 Volt Ampere (VA). Daya listrik 450 VA juga tidak akan dialihkan menjadi 900 VA, sehingga tarifnya tetap sama untuk masing-masing golongan. Keputusan pemerintah sudah sangat jelas. Tidak ada perubahan daya dari 450 VA ke 900 VA dan PLN siap menjalankan keputusan tersebut,” tegas Darmawan. (*/eva)