Lantaran Nakes Takut Jarum Suntik, Vaksinasi COVID-19 di Aceh Rendah

Ilustrasi penyuntikan Vaksin COVID-19

JagatBisnis.com – Kepala Dinas Kesehatan Aceh, Hanif, mengakui vaksinasi COVID-19untuk daya kesehatan di Aceh masih kecil. Sebabnya, tutur ia, karena beberapa terdapat yang khawatir duri suntik dan termakan informasi hoaks pertanyaan vaksin Sinovac.

Mereka, tutur Hanif, pula sangat yakin dengan informasi dari luar kalau dampak sisi vaksin Covid Sinovac beresiko, alhasil banyak yang menunda. Terdapat pula daya kesehatan yang masih kurang percaya dengan daya guna vaksin dalam menanggulangi COVID- 19.

” Jadi saat ditanya mengapa menolak? Balasan mereka khawatir duri suntik. Jadi bukan vaksin betul. Tetapi terdapat pula yang menolak vaksinnya karena termakan hoaks,” tutur Hanif usai vaksinasi langkah kedua di Rumah Sakit Biasa Zainoel Abidin Banda Aceh, Minggu, 31 Januari 2021.

Baca Juga :   Vaksin Covid-19 Tahap 110, Indonesia Terima 4 Juta Sinovac

Tetapi, Hanif percaya bersamaan berjalannya durasi mereka yang sebelumnya menolak akan menyambut untuk disuntik vaksin. Karena, banyak daya kesehatan usai divaksin tidak merasakan dampak ataupun gejala apa juga.

Baca Juga :   Capaian Vaksinasi COVID-19 Dosis I di Sulawesi Barat Baru 68,7 Persen

Grupnya pula belum membuat ketentuan hal ganjaran untuk daya kesehatan yang menolak untuk divaksin. Beliau lebih menganjurkan supaya dilakukan pemasyarakatan dengan cara persuasif, dan pemberian bimbingan.

” Aku percaya mereka pula akan menyambut esoknya. Tidak terdapat ganjaran nakes yang menolak. Hingga saat ini belum terdapat ketentuan yang membuat untuk ganjaran,” ucapnya.

Baca Juga :   Pemerintah Tegaskan Vaksin Dosis Ketiga Hanya untuk Nakes

Sepanjang ini terkini 231 daya kesehatan langkah dini untuk Kabupaten Aceh Besar dan Banda Aceh yang telah disuntik. 27 orang antara lain tertunda menempuh vaksinasi. Setelah itu 213 orang memiliki komorbid ataupun tidak dapat disuntik vaksin.

Jumlah itu masih jauh dari jumlah nakes yang terdapat di Kota Banda Aceh dan Aceh Besar yang ditargetkan menemukan vaksinasi sebesar 8. 855 orang. (ser)