Usai Banjir Bandang, Listrik di 6 Kabupaten dan Kota di NTT Kembali Normal

JagatBisnis.com –  PT PLN melaporkan listrik di 6 Kabupaten dan Kota di Nusa Tenggara Timur( NTT) sudah kembali wajar usai hampir seminggu tendangan banjir bandang yang terjadi Minggu dini hari, 4 April 2021.

6 kabupaten itu merupakan Kabupaten Manggarai, Kabupaten Manggarai Timur, Kabupaten Sumba Barat, Kabupaten Sumba Barat Energi, Sikka dan Kabupaten Flores Timur.

Ketua Bidang usaha Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara PLN, Syamsul Huda mengatakan, nyalanya listrik di 6 wilayah itu dilakukan dengan mengutamakan keamanan masyarakat.

” Kita telah sukses memperbaiki 100 persen sistem kelistrikan di 6 Kota dan Kabupaten di NTT, jumlah ini kita targetkan akan lalu bertambah bersamaan terdapatnya bonus personil dari PLN Grup yang tiba ke NTT,” tutur Syamsul dalam keterangannya, Sabtu, 10 April 2021.

Ia menyampaikan, sebesar 327 bagian gardu penyaluran yang sebelumnya terdampak pada keenam kabupaten itu, saat ini telah bekerja kembali. Dengan demikian, sebesar 41. 850 klien bisa menikmati listrik kembali.

Sementara itu, untuk pembaharuan recovery dengan cara totalitas di NTT terbatas pada Sabtu pukul 12. 00 Waktu indonesia tengah (WITA), sebesar 1. 578 gardu telah menyala. Juga, 251. 699 klien kembali menikmati gerakan listrik.

Untuk percepat cara penyembuhan listrik di NTT, PLN Grup telah memobilisasi sebesar 723 personel. Sebesar 163 personil di antara lain berawal dari luar Wilayah NTT, ialah dari Maluku, Makassar, Papua Barat, Jawa Timur, Bali, dan NTB. Setelah itu, akan tiba lagi dari Jawa Tengah, Banten, Jawa Barat dan Jakarta.

“ Hambatan yang kita hadapi saat ini ialah terdapatnya kerusakan pada salah satu menara transmisi 70 kV di section Maulafa- Naibonat yang disebabkan oleh longsor di mana menara ini ialah tulang punggung untuk menuangkan gerakan listrik ke Kabupaten Gelinggang, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, dan Kabupaten Belu,” jelas Huda.

Baginya, cara penyembuhan akan lalu dilakukan dengan mengutamakan keamanan masyarakat.

” Harapannya, dengan turunnya personil PLN bagus dari NTT ataupun luar NTT dan ditambah 30 anggota Tentara Nasional Indonesia(TNI) bisa memesatkan pembangunan menara kembali,” jelas Huda.

PLN lalu mengimbau pada warga untuk bersabar bila terdapat kendala kelistrikan bisa melapor pada aplikasi PLN mobile dan call center daya muat. (ser)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button