Ribuan Kendaraan Pemudik Nekat Tembus Penyekatan di Perbatasan Bekasi

JagatBisnis.com – Pos penyekatan di Keduwaringin Kabupaten Bekasi tak dapat membatasi ribuan pemudik. Walhasil, pos penyekatan terpaksa dibuka aparat piket, Minggu malam 9 Mei 2021. Ribuan alat transportasi berani pergi kabupaten Bekasi walaupun penguasa sudah mempraktikkan pantangan mudik untuk menghindari penyebaran COVID- 19.

Amatan di posisi, luang terjadi ketegangan antara aparat dengan pemudik yang melawan arus. Para juru mudi jengkel karena masih dihadang walaupun sudah mengalami kemacetan berjam- jam.

Para pemudik jengkel, karena pihak kepolisian masih melakukan penyekatan. Usaha itu menemukan perlawanan dengan cara membunyikan klakson dengan cara berbarengan.

” Aku dari Depok sudah kejebak macet selama satu jam, ini justru tidak bisa melintas,” tutur salah seorang pemudik, Doni, Minggu malam 9 Mei 2021.

Doni berterus terang, jika memang masih tidak diperbolehkan melintas, dirinya akan tetap menunggu.” Aku menunggu saja hingga petugasnya rehat, supaya pada tidur dahulu,” tuturnya.

Perihal senada pula dibilang pemudik yang lain, Handoko. Ia rencananya akan mudik ke Boyolali, tetapi sudah kena macet 2 jam. Walaupun tidak diperbolehkan, Handoko berterus terang akan lalu berupaya kembali ke kampungnya.

” Aku masih ingin mudik, jika enggak bisa pula melintas, enggak bisa melalui mari, aku ingin melalui rute tikus,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolres Metro Bekasi, Kombes Hendra Gunawan mengatakan, grupnya terpaksa mengutip tahap diskresi karena situasi sudah tidak mendukung.” Karena gerombolan pemudik ini dapat mengakibatkan penyebaran virua COVID- 19,” tuturnya.

Walaupun sedemikian itu, Hendra berterus terang, grupnya sudah berkoordinasi dengan pihak Polres Karawang, Purwakarta, Subang dan Cirebon.” Esok mereka akan disekat di situ,” tuturnya. (ser)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button