Pelamar CPNS Sudah 2,68 Juta Orang

JagatBisnis.com –  Badan Kepegawaian Negeri ataupun BKN memublikasikan, jumlah pelamar Calon Aparatur Awam Negeri( CASN) sudah sebesar 2. 687. 874 orang per 22 Juli 2021 petang. Mereka telah menuntaskan semua cara registrasi.

Sementara itu, yang terkini berakhir memuat blangko tetapi belum menuntaskan cara registrasi sebesar 3. 694. 044, bagus untuk pendaftar Calon Karyawan Negara Awam( CPNS) ataupun Karyawan Penguasa dengan Akad Kegiatan( PPPK).

Berita Terkait

Adapun 10 Kementerian dan Lembaga yang paling banyak di daftar antara lain:

Kementerian Hukum dan HAM 538.193
Kementerian Perhubungan 119.913
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 108.414
Kejaksaan Agung 106.282
Kementerian Agama 94.819
Pemerintah Provinsi Jawa Timur 44.095
Kementerian Kesehatan 38.953
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN 36.697
Pemerintah Provinsi Jawa Barat 36.194
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta 35.350

Sedangkan yang masih sepi peminat diantaranya:

Pemerintah Kab. Intan Jaya 15
Pemerintah Kab. Yahukimo 15
Pemerintah Kab. Waropen 14
Pemerintah Kab. Yalimo 14
Pemerintah Kab. Mamberamo Raya 9
Pemerintah Kab. Deiyai 7
Pemerintah Kab. Tolikara 7
Pemerintah Kab. Dogiyai 5
Pemerintah Kab. Pegunungan Bintang 5
Pemerintah Kab. Paniai 0

Sebelumnya, Kepala Pusat Pengembangan Sistem Pemilahan( PPSS) BKN, Mohammad Ridwan menegaskan, para pelamar supaya tidak mendesakkan bidang ataupun bidang pendidikannya jika tidak dicantumkan ataupun tercetak dalam syarat pembelajaran yang diumumkan Lembaga.

Ridwan pula meminta para pelamar untuk lebih memperhatikan setiap persyaratan ataupun kualifikasi yang disampaikan lembaga, termasuk jika masih bimbang kepada kerangka balik pembelajaran yang ditaksir serumpun.

Partisipan dianjurkan untuk bertanya dengan cara langsung pada lembaga yang dilamar karena cara konfirmasi dan pengesahan terdapat pada ranahnya masing- masing lembaga. Tidak cuma itu, la pula mengimbau supaya para pelamar mencari ketahui tentang Lembaga pilihannya.

“ Misalnya beranjak di bidang apa, peraturan ataupun kebijaksanaan yang menaunginya, dan seluk beluk kedudukan ataupun aturan yang mau diseleksi termasuk regulasinya, spesialnya untuk yang freshgraduate. Tidak ingin kan akhirnya sudah masuk tetapi tidak sesuai dengan passion, atensi dan kemampuan,” tutur ia.

Ridwan mengatakan kalau Panselnas merencanakan penerapan Pemilahan Kompetensi Dasar( SKD) pada Agustus- Oktober 2021 mendatang. Untuk itu, PPSS BKN_ tengah mempersiapkan 400 Titik Posisi( Tilok) yang terhambur di berbagai Provinsi atau Kabupaten atau Kota di Indonesia dan 26 Tilok di Luar Negara.

“ Karena penerapan uji dijadwalkan berjalan di tengah ketidakpastian endemi, siapkan raga dengan maksimal biar peluang 100 menit menanggapi 110 pertanyaan dapat maksimal,” jelas ia. (ser)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button