Kementerian PUPR: 8.115 RTLH di Kalbar Dapat Bantuan Program BSPS

JagatBisnis.com – Sebanyak 8.115 unit rumah tidak layak huni (RTLH) di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) tahun 2021 ini akan mendapatkan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Untuk itu, Kementerian PUPR telah mengalokasikan anggaran APBN sebesar Rp 162,3 Milyar untuk meningkatkan kualitas rumah menjadi layak huni sekaligus membuka lapangan pekerjaan melalui Program Padat Karya Tunai (PKT) untuk masyarakat yang terlibat dalam pelaksanaan program pro rakyat tersebut.

 

“Program BSPS ini merupakan stimulan dari pemerintah agar masyarakat mau meningkatkan kualitas rumahnya. Program ini dilaksanakan secara merata di seluruh wilayah Indonesia untuk mengurangi jumlah RTLH di daerah-daerah,” ujar
Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid saat melakukan kunjungan kerja ke lokasi pelaksanaan Program BSPS di Kecamatan Sungai Ambawang Desa Sungai Ambawang Kuala, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat, Kamis (29/4/2021).

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Anggota Komisi V DPR RI, H Syarif Abdullah Alkadri, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Kubu Raya, Camat Sungai Ambawang, Satuki, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Kalimantan I, Ir. Andy Suganda, Kepala Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Kalimantan Barat, Irsan Basalamah dan perwakilan masyarakat penerima Program BSPS.

Menurut Khalawi, Program BSPS sangat bermanfaat bagi masyarakat dalam mewujudkan hunian layak. Meskipun jumlah bantuan dari pemerintah tidak terlalu besar yakni Rp 20 juta tapi dengan keswadayaan dan semangat gotong royong maka rumah yang sebelumnya tidak layak kini bisa menjadi lebih layak huni.

Pada kesempatan tersebut, Direktur Jenderal Perumahan Khalawi Abdul Hamid bersama anggota Komisi V DPR RI H Syarif Abdullah Alkadri juga melakukan pemasangan peneng khusus Pogram BSPS ke sejumlah rumah penerima Program BSPS.

Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Kalimantan I, Ir. Andy Suganda mengatakan, melalui Program BSPS pihaknya juga ingin kembali mendorong semangat gotong royong masyarakat untuk saling membantu dalam membangun rumah.

“Program BSPS di Kalimantan Barat Tahun 2021 Sebanyak 8.115 unit tersebar di 13 Kab Kota 61 Kecamatan dan 230 desa Kelurahan,” ujarnya.

Berdasarkan data yang ada di Balai P2P Kalimantan I, sebanyak 8.115 bantuan Program BSPS di Kalimantan Barat tersebar di sejumlah daerah yakni Sambas 100 unit, Singkawang 51 unit, Mempawah 50 unit, Pontianak 369 unit, Kubu Raya 2.342. Selain itu juga ada di  Kayong Utara 100 unit, Bengkayang 50 unit, Kapuas Hulu 50 unit, Sintang 3.046 unit, Melawi 624 unit, Sekadau 300 unit, Sanggau 300 unit
dan Ketapang 1.158 unit.

“Jumlah anggaran APBN yang disalurkan untuk Program BSPS di Kalimantan Barat sebanyak Rp 162,3 Milyar. Anggaran tersebut terbagi menjadi dua yakni untuk pembelian bahan bangunan  Rp 142, 01 Milyar dan Padat Karya Tunai (PKT) upah kerja Rp 20,287 Milyar. Saat ini realisasi fisik pembangunan Peogram BSPS di Kalimantan 30,19 persen dan akan terus meningkat seiring dengan pembangunan yang dilaksanakan oleh masyarakat di lapangan,” terangnya.(srv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button