Kasus Korupsi Tanah Munjul Segera Disidang

JagatBisnis.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merampungkan berkas perkara tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul, Jakarta Timur.

Lembaga Antikorupsi pula menyelesaikan arsip terdakwa koorporasi, PT Adonara Propertindo dalam permasalahan ini.

” Keseluruhan arsip perkaranya telah di cek oleh tim beskal dan diklaim komplit,” tutur eksekutif kewajiban( Plt) ahli ucapan KPK Ali Fikri melalui keterangan tercatat, Jumat, 8 Oktober 2021.

Ali mengatakan 3 terdakwa itu ialah Ketua PT Adonara Propertindo Tomy Ardian, Delegasi Ketua PT Adonara Propertindo Anja Runtuwene, dan Ketua PT Aldira Bantuan Abadi Mampu Rudy Hartono Iskandar. Mereka seluruh saat ini ditahan lagi selama 20 hari.

” Terbatas sejak 7 Oktober 2021 hingga dengan 26 Oktober 2021,” ucap Ali.

Anja dan Tomy ditahan di Rumah Narapidana( Rutan) KPK agen Bangunan Merah Putih. Sementara itu, Rudy ditahan di Rutan KPK agen Kavling C1.

Berikutnya, beskal KPK akan menata cema selama 14 hari kegiatan. Setelah beres, cema itu akan diserahkan ke majelis hukum.

” Sidang diagendakan di Majelis hukum Tipikor pada Majelis hukum Negara Jakarta Pusat,” tutur Ali.

Dalam permasalahan penggelapan logistik tanah di Munjul, Pondok Rangon, Jakarta Timur ini KPK memerangkap mantan Ketua Utama( Dirut) Industri Biasa Wilayah( Perumda) Pembangunan Alat Berhasil Yoory Corneles Pinontoan( YRC), Delegasi Ketua PT Adonara Propertindo Anja Runtunewe, Ketua PT Adonara Propertindo( AP) Tommy Adrian( TA) dan pula memutuskan PT Adonara Propertindo sebagai terdakwa korporasi.

KPK pula memerangkap terdakwa terkini dalam permasalahan ini. Ialah, Ketua PT Aldira Bantuan Abadi Mampu yang pula pemilik showroom mobil elegan Rudy Hartono Iskandar( RHI). KPK beranggapan aksi yang dilakukan para tersanga mudarat finansial negeri sebesar Rp 152 miliyar.(pia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button