KAI Raih Public Service Excellence Award 2021

JagatBisnis.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero)/ KAI berhasil meraih penghargaan Public Service Excellence Award 2021 dalam ajang CNBC Indonesia Awards 2021 yang diselenggarakan secara virtual, Kamis (2/11/2021). Penghargaan diberikan karena KAI mampu meningkatkan kualitas pelayanannya kepada pelanggan di tengah revitalisasi jalur kereta nasional.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada CNBC Indonesia yang telah memberikan apresiasi kepada KAI. Apresiasi ini sangat mendorong motivasi kami, seluruh insan KAI untuk terus melayani masyarakat dengan memberikan kemudahan, keamanan, dan kesehatan bertransportasi di masa pandemi,” ujar Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo dalam keterangan tartulis, Sabtu (6/11/2021).

Didiek mengatakan, pihaknya terus melakukan adaptasi di masa pandemi Covid-19 serta terus menerapkan protokol kesehatan yang disiplin dan konsisten, baik pada KA jarak jauh, lokal, maupun KRL. Untuk penumpang KA jarak jauh, pihaknya menyediakan healthy kit, layanan rapid test Antigen di stasiun seharga Rp 45.000, serta layanan vaksinasi gratis di stasiun.

“Pada layanan digital, kami juga terus berinovasi dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan. Bahkan, kami telah mengintegrasikan data-data pelanggan dengan aplikasi PeduliLindungi guna memvalidasi status vaksinasi dan pemeriksaan Covid-19 calon penumpang,” ungkapnya.

Harapannya, masyarakat akan semakin terlayani dalam bertransportasi massal dan jumlah masyarakat yang nanti bisa menggunakan transportasi massal bisa bertambah-tambah secara perkalian.

Sementara itu, Direktur sekaligus Pemimpin Redaksi CNBC Indonesia Wahyu Daniel, menjelaskan, CNBC Indonesia Awards adalah ajang penghargaan kepada pelaku di berbagai industri yang berhasil beradaptasi di tengah pandemi. Penghargaan ini mengusung tema Menjaga Komitmen Konektivitas Pascapandemi.

“Kami mengucapkan selamat kepada KAI atas penghargaan ini. Semoga menjadi penyemangat buat KAI dan makin sukses untuk ke depannya di sektor pelayanan publik transportasi Indonesia,” pungkas Wahyu. (*/eva)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button