Ini Alasan Kenapa Mobil Idola di Indonesia Susah Mendunia

JagatBisnis.com –  Indonesia sudah sejak lama jadi kayangan untuk mobil jenis multi purpose vehicle ataupun MPV. Bahkan, terdapat model yang dinamai sebagai alat transportasi sejuta pemeluk.

Perihal ini disebabkan saking banyaknya pengguna dari model itu, mulai dari pemakaian individu sampai jadi alat transportasi operasional.

Walaupun jadi favorit di Tanah Air, tetapi MPV tidak mengalami perihal yang serupa di luar negara. Perihal itu dikatakan oleh Pimpinan I Kombinasi Pabrik Alat transportasi Bermotor Indonesia ataupun Gaikindo, Jongkie Sugiarto.

Beliau mengatakan, kalau dari studi yang dilakukan pada 2019, jenis mobil yang jadi tren di bumi merupakan gerak badan utility vehicle ataupun SUV, disusul oleh sedan yang masuk dalam kategori C.

“ Pasar bumi dipahami oleh SUV, lalu sedan C dan sedan B. Setelah itu terdapat light commercial vehicle ataupun LCV. Sementara, MPV itu terdapat di nomor 6,” ucapnya saat muncul di kegiatan webinar Departemen Perdagangan, diambil VIVA Otomotif Kamis 10 Juni 2021.

Sementara itu, tutur Jongkie, jenis alat transportasi yang terkenal di Indonesia saat ini merupakan MPV dengan pangsa pasar 51 persen, disusul oleh low cost green car ataupun LCGC yang memahami pasar sebesar 21 persen.

“ Mengapa dapat 2 model itu, karena energi beli warga di Indonesia pada umumnya terdapat di nilai Rp250 juta, maksimal Rp300 juta,” tuturnya.

Sedikitnya pasar bumi akan alat transportasi MPV ciptaan Indonesia, pula nampak di informasi ekspor alat transportasi rentang waktu Januari sampai April 2021 yang dibagikan oleh Gaikindo.

Dalam catatan itu, Toyota Avanza selama 4 bulan di tahun ini dikirim sebesar 7 ribuan bagian saja ke belasan negeri. Sedangkan, Toyota Rush jumlahnya mencapai belasan ribu bagian ke lebih dari 30 negeri.(ser)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button