Indonesia Ranking 1 Negara Paling Ribet Untuk Berbisnis

jagatBisnis.com — Indonesia disebut menempati posisi pertama sebagai negara paling kompleks (ribet) untuk berbisnis berdasarkan Indeks Kompleksitas Bisnis Global (GBCI) periode Juni. Indeks itu dirilis oleh lembaga konsultan dan riset, TMF Group.

CEO TMF Group, Mark Weil, mengungkapkan, lanskap bisnis internasional di Indonesia lebih kompleks dari sebelumnya. Apalagi, dampak Covid-19 telah menambah permasalahan ekonomi dan sosial yang signifikan. Sehingga dalam laporan tahun ini, Indonesia meraih peringkat sebagai tempat paling kompleks untuk berbisnis.

“Ada 250 kriteria dari 77 negara untuk menentukan GBCI tahun ini. Di antaranya, administrasi bisnis, waktu yang diperlukan untuk memulai bisnis, perubahan dalam undang-undang perpajakan, kebijakan seputar upah dan manfaat, hingga tantangan membuka rekening bank,” katanya dalam keterangan tertulis yang dikutip, Jumat (16/10/2020).

Selain Indonesia, lanjutnya, negara yang masuk dalam peringkat 5 besar tempat paling kompleks untuk berbisnis, yakni Brasil, Argentina, Bolivia, dan Yunani. Bahkan pada tahun lalu, Yunani menempati posisi pertama.

“Tetapi negara itu telah melakukan beberapa perbaikan. Sehingga peringkatnya tahun ini sebagai negara paling komplek untuk berbisnis turun,” tegasnya.

Dia menjelaskan, pihaknya juga membuat ranking negara dengan kompleksitas berbisnis paling rendah. Posisi pertama ditempati oleh Curacao, sebuah negara otonom di Belanda. Disusul oleh Amerika Serikat, Jamaika, Denmark, dan Kepulauan Virgin Britania Raya.

“Salah satu faktor kompleksitas bisnis berkelanjutan yang dihadapi perusahaan multinasional adalah memenuhi peraturan internasional dan lokal. Tren internasional mendorong standardisasi global, tetapi pada praktiknya sejumlah aturan lokal tetap ditemui oleh perusahaan. Bahkan jauh lebih kompleks di beberapa negara,” pungkasnya. (esa/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button