Diduga Sebagai Senjata Rusia, Ribuan Anjing Laut Mati

JagatBisnis.comSebanyak 2.500 anjing laut mati secara misterius di pantai Rusia, seperti dilansir dari Daily Mail Selasa (6/12/2022). Mamalia laut itu diduga mati dibunuh karena dicurigai sebagai senjata mematikan Rusia.

Kepala Pusat Perlindungan Lingkungan Kaspia, Zaur Gapizov, mengatakan kelompok mamalia tersebut diyakini telah mati selama beberapa minggu terakhir.

Menyusul kejadian tersebut, para ahli dan jaksa Badan Perikanan Federal yang memeriksa tempat kejadian mengumpulkan data untuk penelitian laboratorium. Namun, tidak juga ditemukan sampel yang terkait dengan pencemaran. Apalagi, kejadian serupa sudah 3 kali dilaporkan terjadi di Kazakhstan.

Baca Juga :   Bayi Anjing Laut Punya Kemampuan Unik, Bisa Meniru Suara Seperti Manusia

Sebelumnya, Institut Biologi Kelautan Murmansk dan Oseanarium Sevastopol dituding dikendalikan pemerintah Rusia untuk melibatkan lumba-lumba dan anjing laut untuk berperang.

Baca Juga :   Bayi Anjing Laut Punya Kemampuan Unik, Bisa Meniru Suara Seperti Manusia

Ilmuwan memaparkan, ada sejarah panjang lumba-lumba dan anjing laut dilatih di Sevastopol. Hewan-hewan itu dilatih untuk melindungi pintu masuk ke pangkalan angkatan laut, mencari ranjau bawah air dan, jika perlu, membunuh penyusup yang memasuki wilayah Rusia. (*/els)