Ekbis  

Begini Pengucapan QRIS yang Benar Menurut BI, Jangan Salah Lagi

JagatBisnis.com –  Bank Indonesia (BI) menyediakan fasilitas pembayaran praktis berupa Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) untuk mendukung pembayaran nontunai. Penggunaan QRIS diharapkan memudahkan para merchant, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), maupun masyarakat di era transaksi serba digital ini. Sayangnya, dalam pengucapan QRIS masih terkadang membingungkan di tengah masyarakat. Apakah dibaca “KYU-RIS”, “KRIS”, atau “KI-RIS”. Bagaimana sebenarnya pengucapan QRIS yang benar?

Baca Juga :   Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga Acuan 3,75 Persen

“Cara pengucapan QRIS yang benar adalah KRIS. Jadi, bukan KYURIS’, bukan ‘KIRIS’ apalagi ‘KWRIS’. Kesalahan pengucapan QRIS selama ini membuatnya cukup ‘gemes’. Maka itu, mengenai pengucapan QRIS yang benar, yaitu ‘KRIS’,” kata Asisten Gubernur BI sekaligus Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Filianingsih Hendarta dalam BIRAMA Talkshow: Meniti Jalan Menuju Digital Rupiah secara virtual di Jakarta, dikutip Selasa (6/12/2022).

Pada kesempatan yang sama, Gubernur BI Perry Warjiyo menambahkan, QRIS masih akan mendapatkan banyak pengembangan ke depannya. Pengembangan fitur dan model bisnis QRIS serta kerja sama QR antar negara akan terus diperluas ke depannya. Karena sejak diluncurkan 17 Agustus 2019 dan tanggal berlakunya dimulai pada 1 Januari 2020, penggunaan QRIS saat ini bukan hanya di Indonesia saja.

Baca Juga :   BI Siapkan Uang Rp152,14 Triliun untuk Penuhi Kebutuhan Ramadan dan Lebaran

“Pengguna QRIS sudah merambah ke beberapa negara ASEAN seperti Thailand, Malaysia, dan Singapura. Adapun QR antar negara dengan Thailand sudah diterapkan sejak Agustus 2022. Sedangkan QR antar negara dengan Malaysia dan Singapura masing-masing sedang dalam tahap uji coba dan pengembangan,” tutupnya. (*/esa)