PLN Siap Garap Proyek PLTS Terapung Singkarak dan Saguling

JagatBisnis.com –  Sub Holding PT PLN (Persero), PLN Indonesia Power bersama ACWA Power siap mengerjakan proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Terapung Singkarak, Sumatera Barat dan Saguling di Kabupaten Bandung Barat. Dengan kapasitas masing-masing pembangkit sebesar 50 megawatt ac (MWac) dan 60 MWac dengan total investasi USD 104,94 juta. Upaya ini merupakan salah satu wujud PLN mendukung transisi energi dalam gelaran presidensi KTT G20 pada November 2022.

Baca Juga :   Tarif Listrik Naik, Pelanggan Boleh Ajukan Penurunan Daya

Direkrtur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, selain dari pengembangan EBT, PLTS Terapung ini akan menjadi revolusi pengembangan EBT dalam negeri. Sehingga pengembangan PLTS Terapung Singkarak direncanakan dengan kapasitas 50 MWac dengan target COD pada 2025. Sementara PLTS Terapung Saguling direncanakan dengan kapasitas 60 MWac yang diperkirakan akan COD pada tahun 2024.

“Kami berharap proyek ini mampu memberikan kontribusi yang cukup signifikan dalam pengembangan bisnis EBT di Indonesia,” katanya, dalam keterangan tertulis, Senin (31/10/2022).

Baca Juga :   PLN Hadirkan ALMA di Pelabuhan Balong Sabang

Dia memaparkan, sebagai upaya pengembangan, pihaknya telah melakukan feasibility study, pengurusan perizinan dan telah dinyatakan sebagai Proyek Strategi Nasional. Pengembangan PLTS Terapung Singkarak akan berdiri di atas 0,33 persen total luas  Danau Singkarak. Adapun untuk PLTS Terapung Saguling akan menggunakan 1,65 persen total luas permukaan waduk.

Baca Juga :   Perkuat Listrik KTT G20, PLN Relokasi PLTG dari Grati ke Bali

“Dengan adanya pengembangan PLTS Terapung Singkarak dan Saguling, kami meneruskan komitmen penggunaan EBT dengan memanfaatkan potensi dalam negeri. Karena saat ini PLTS Terapung Singkarak akan disalurkan melalui interkoneksi 150 kV ke GI Padang Panjang 150 kV. Sementara itu, PLTS Terapung Saguling akan dialirkan melalui interkoneksi 150 kV ke GI Rajamandala,” pungkasnya. (*/eva)