KAI Waspadai 27 Titik Rawan Bencana di Sumsel

JagatBisnis.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mewaspadai 27 titik rawan bencana di Sumatera Selatan (Sumsel) untuk merespons peningkatan intensitas hujan. Apalagi, kondisi cuaca ekstrem dengan intensitas hujan tinggi ini diperkirakan berlangsung hingga akhir Oktober 2022.

Kepala Bagian Humas PT KAI Divisi Regional III Palembang Aida Suryanti mengatakan, dari pemetaan pihaknya terdapat beberapa jalur yang masuk dalam daerah rawan longsor, di antaranya petak jalur Niru-Blimbing Pendopo-Gunung Megang (Kabupaten Muara Enim), Banjarsari-Sukacinta (Kabupaten Lahat), Saungnaga-Tebing Tinggi (Kabupaten Empat Lawang) dan titik-titik daerah rawan lainnya.

“Potensi bencana di daerah rawan itu tidak hanya berupa banjir, namun juga pergerakan dan kontur tanah yang dapat menyebabkan longsor maupun ambles di sepanjang jalur kereta api di wilayah Divre III Palembang,” katanya, Selasa (18/10/2022).

Baca Juga :   Kedapatan Ngobrol, Penumpang KRL Diturunkan Petugas

Dia menjelaskan, sebagai antisipasi, pihaknya menyiapkan alat material untuk siaga (AMUS) di Payakabung, Prabumulih, Niru, Ujan Mas, Muara Enim, Lahat, dan Tebing Tinggi. Selain itu, pihaknya juga memeriksa rel secara rutin dengan cara manual berjalan kaki oleh petugas dari dan menuju setiap stasiun.

Baca Juga :   KAI Tangkap Pelaku Pencuri Rel Kereta Api

“Kami juga melakukan pemasangan dinding penahan longsor/ambles di daerah yang memang secara geografis berada di wilayah rawan dampak hujan. Dampak longsor maupun ambles apabila mengenai rel otomatis akan mengganggu operasional kereta. Hal itu yang perlu diminimalisir agar perjalanan kereta api berjalan aman dan lancar, pungkas dia. (*/eva)