Gas Air Mata Bisa Menyebabkan Kematian

JagatBisnis.com Kekacauan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur berakhir laga Arema FC vs Persebaya dampak kekalahan yang dirasakan Arema FC, Sabtu (1/ 10/ 2022) kemudian membunuh sedikitnya 130 orang.

Dalam kekacauan itu, beberapa aksi dicoba oleh aparat keamanan, salah satunya merupakan menembakkan gas air mata pada massa. Penembakan gas air mata mengundang kontra dari warga sebab metode itu merupakan perihal ilegal yang sudah diatur oleh FIFA (federasi sepak bola internasional), terlebih banyak korban yang hadapi kendala pernapasan dalam kejadian memadamkan itu.

Lalu, apa itu gas air mata? Apa saja akibatnya apabila terhirup oleh orang?

Baca Juga :   Studi: Masker Multilayer Dinilai Efektif Cegah Masuknya Aerosol

Gas air mata merupakan salah satu materi kimia yang biasanya dipakai oleh pihak keamanan buat mengatur kekacauan serta membubarkan massa. Tetapi, dikutip dari Healthline, gas air mata tidaklah gas, melainkan serbuk bertekanan yang sanggup menghasilkan awan dikala ditembakkan.

Diambil dari halaman sah CDC( Centers for Disease Control), ada beberapa materi kimia yang umumnya dipakai dalam gas air mata, ialah chloroacetophenone( CN), chlorobenzylidenemalononitrile( CS), chloropicrin( PS), bromobenzylcyanide( CA), serta dibenzoxazepine( CR). Dalam dampak waktu pendek, paparan gas air mata yang terserang orang bisa menimbulkan mata perih, hidung berair, iritasi pada kulit, batuk, rasa tersedak pada kerongkongan, sampai sesak nafas.

Baca Juga :   Ini Bahayanya Kecanduan Gadget pada Anak

Apabila terhampar pada orang yang mempunyai riwayat penyakit sesak napas serta penyakit paru obstruktif kronik( PPOK), gas air mata bisa menimbulkan kematian dampak gagal nafas. Perihal itu pula dapat terjadi bila gas air mata ditembakkan dengan takaran besar ataupun di ruangan tertutup.

Baca Juga :   Prevalensi Hipertensi di Kalangan Milenial Meningkat, OMRON Ajak Deteksi Dini dan Perubahan Gaya Hidup

Bila terpapar, Kamu wajib lekas meninggalkan posisi sumber ditembakkan gas air mata serta mencari hawa fresh. Sehabis itu, lekas lepaskan pakaian, cuci wajah serta semua badan dengan air bersih, serta miliki bantuan medis secepatnya mungkin. (tia)