BMKG Ingatkan Dampak Pembentukan Bibit Siklon Tropis 90S

JagatBisnis.com –  Badan Meteorologi, Geofisika, dan Klimatologi (BMKG) mengingatkan dampak pembentukan bibit Siklon Tropis 90S yang terpantau di Samudera Hindia selatan Jawa Barat. pembentukan Bibit Siklon Tropis 90S itu terpantau berada di posisi 11.0 LS dan 105.6 BT, bertekanan minimum 1000mb dengan kecepatan angin maksimum mencapai 20 knot.

Dikutip dari media sosial BMKG, Senin (22/11/2021). Dari model NWP, dalam 24 jam ke depan masih menunjukkan peningkatan intensitas dengan pergerakan bibit siklon ke arah tenggara-selatan. Kemudian, untuk potensi menjadi Siklon Tropis dalam 24 jam ke depan dalam kategori rendah-sedang.

Dampak tak langsung proses ini pada cuaca di Indonesia, beberapa daerah diperkirakan akan mengalami hujan sedang hingga lebat dalam 24 jam ke depan. Daerah tersebut di antaranya, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah bagian selatan, Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Baca Juga :   Jakarta Bakal Hujan Ringan Pada Siang Hari

Selain itu, gelombang laut dengan ketinggian 1,5-2,5 meter dapat terjadi di perairan Pulau Enggano-Bengkulu, perairan barat Lampung, Teluk Lampung bagian selatan, Selat Sunda bagian barat dan selatan, serta perairan selatan Banten-Jawa Timur. Kemudian, gelombang laut dengan ketinggan 2,5-4 meter dapat terjadi di Samudera Hindia barat Lampung hingga selatan Jawa Tengah.

Baca Juga :   Wilayah Indonesia Sudah 75,51 Persen Alami Kemarau

Secara terpisah, Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto mengimbau masyarakat untuk menghindari kegiatan pelayaran di wilayah perairan yang terdampak. Tak hanya itu, masyarakat juga diimbau untuk menghindari daerah rentan mengalami bencana seperti lembah sungai, lereng rawan longsor, pohon yang mudah tumbang, tepi pantai, dan lainnya.

Baca Juga :   Prakiraan cuaca DKI Jakarta - Rabu, 23 Desember 2020

“Bagi masyarakat yang tinggal di daerah rentan harus mewaspadai terjadinya banjir atau bandang atau banjir pesisir, tanah longsor dan banjir bandang,,” kata Guswanto. (*/eva)