Warga DKI Dilarang Gelar Acara Kerumunan Perayaan HUT RI ke-76

JagatBisnis.com – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerangkan, keramaian Hari Balik Tahun RI ke- 76 pada 17 Agustus mendatang di Jakarta, tidak berlainan dengan tahun lalu yang tidak terdapat gerombolan. Karena, walaupun permasalahan penyebaran COVID- 19 sudah mulai turun, endemi belum selesai.

Ia mengatakan, Penguasa Provinsi DKI Jakarta menghalangi kegiatan dan mencegah gerombolan massa saat keramaian HUT Kebebasan RI. Masyarakat dimohon tidak dirayakan dengan aktivitas kemeriahan termasuk kegiatan kejuaraan yang mengundang gerombolan.

” 17 (Agustusan) kita jalani semacam kemarin kita memperingati peringatan- peringatan hari besar. Saat ini kita masih belum dapat menyelenggarakan aktivitas gerombolan apa juga,” tutur Anies di Jakarta, Minggu, 1 Agustus 2021.

Anies mengatakan, ketetapan ini ialah usaha Pemprov DKI Jakarta yang masih melindungi kurva miring permasalahan aktif di Bunda Kota. Walaupun, trennya sudah jauh menyusut dibanding 2 minggu lalu.

Sebagai informasi, berdasarkan web sah corona. jakarta. go. id yang diambil 1 Agustus 2021, saat ini permasalahan aktif COVID- 19 di DKI Jakarta sebesar 17. 850 permasalahan. Jumlah ini turun penting dibanding pada 16 Juli lalu, permasalahan aktif COVID- 19 mencapai 113 ribu permasalahan.

Anies mengatakan, penyusutan jumlah permasalahan ini ialah hasil dari usaha penguasa dari faktor Pemprov DKI Jakarta, Tentara Nasional Indonesia(TNI), Polri, dan warga yang mendukung Pemberlakukan Pemisahan Kegiatan Warga( PPKM) Gawat dan PPKM Tingkat 4 selama Juli lalu.

” Ini fakta aktual kalau pemisahan pergerakan yang digarap kemarin efisien. Ayo kita teruskan. Aku mengajak seluruh untuk jangan kendor. Ini belum berakhir,” ucap Anies.

Lebih lanjut ia menegaskan, supaya masyarakat DKI dan semua pengelola kebutuhan untuk tidak berleha- leha dan tidak kendor dalam menghalangi pergerakan.(pia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button