Venezuela Barat Diterjang Banjir, 20 Orang Tewas

JagatBisnis.com –  Sedikitnya 20 orang berpulang di negeri bagian Merida, Venezuela barat, dampak hujan rimbun dan banjir yang menyebabkan tanah longsor dan bengawan meluap. Dalam pancaran Televisi penguasa Venezuela pada Rabu 25 Agustus 2021, seorang administratur Partai Sosialis yang berdaulat di Merida memublikasikan kalau jumlah korban berpulang bertambah, dan mengatakan pihak berhak sedang bertugas untuk memperbaiki layanan telepon di sebagian wilayah.

Gubernur negeri bagian Merida, Ramon Guevara, sebelumnya mengatakan kalau lebih dari 1. 200 rumah telah sirna dan 17 orang masih diklaim lenyap saat para aparat juru selamat lalu berusaha mencari di reruntuhan.

Berita Terkait

” Ayo kita coba untuk tidak menjadikan masalah ini politis ataupun ideologis. Ayo kita seluruh mencari solusi untuk masalah ini,” tutur Guevara, yang merupakan anggota partai antagonisme Aksi Demokratik.

Gambar- gambar yang diunggah di alat sosial membuktikan mobil- mobil tercalit di jalan- jalan, gedung- gedung dan tempat bidang usaha dipadati lumpur, dan tanah longsor yang meninggalkan batu- batu besar berantakan di jalur.

Sebagian kota di wilayah yang terkena akibat– termasuk Tovar, Bailadores, Zea dan Santa Cruz de Mora– mengalami listrik mati karena banjir merusak trafo listrik, tutur Guevara.

Bagus penguasa negeri bagian ataupun kotamadya tidak memiliki pangkal energi untuk menolong area- area yang terkena akibat, tuturnya.

Tetapi, Guevara telah membebankan ahli prasarana untuk bertugas dengan Caracas dalam membenarkan gedung dan jalur.

Kepala negara Nicolas Maduro pada Selasa( 24 atau 8) mengatakan Menteri Perminyakan Venezuela Tareck El Aissami telah menjamin ketersediaan materi bakar untuk usaha pengamanan.

Menteri Dalam Negara Venezuela Remigio Ceballos pada Rabu mengatakan kalau paling tidak 54. 543 orang di 87 kota telah terkena akibat banjir tidak hanya jalur dan jembatan yang cacat.

Ceballos mengatakan sejumlah negeri bagian yang masih dalam kondisi gawat merupakan Merida, Tachira, Zulia, Apure, Amazonas, Bolivar, Muara sungai Amacuro, Monagas dan Aragua.

Sepanjang ini 80 aparat pemadam kebakaran dan 60 aparat proteksi awam dari Merida telah dikerahkan untuk pembedahan gawat tidak hanya anggota angkatan bersenjata yang ditempatkan di wilayah itu.

Guevara memerintahkan para administratur untuk menata pos pengumpulan dorongan manusiawi di pusat kota Merida di mana mereka menyambut donasi berbentuk air, santapan yang tidak mudah cacat, pakaian dan selimut.

Guevara pula memobilisasi aparat kesehatan ke tempat- tempat yang sangat parah terkena akibatnya.(pia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button