Suporter PSIS Tuntut Ganjar Selesaikan Perbaikan Stadion Jatidiri

jagatBisnis.com – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengaku terkejut dengan kiriman karangan bunga dari suporter PSIS Semarang yang diletakkan di depan kantornya. Karangan bunga tersebut merupakan bentuk protes suporter atas renovasi Stadion Jatidiri yang merupakan kandang PSIS belum juga rampung hingga kini.

“Saya juga kaget tadi pagi dikasih video kok ada karangan bunga. Saya kirimkan kepada Pak Yoyok (Sukawi) dari (CEO) PSIS, terima kasih atas karangan bunganya,” kata Ganjar di Semarang, Jawa Tengah, Senin (21/12), sebagaimana dipetik dari Antara.

“Sayangnya tidak ada satupun secara official dari mereka yang protes menyampaikan secara resmi kepada saya.”

Suporter PSIS meminta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah segera menyelesaikan stadion sehingga tim kebanggaan mereka bisa kembali bermain di kandang aslinya. Selama ini, PSIS yang bertanding di Liga 1 Indonesia itu berkandang di Stadion Moch Soebroto di Magelang.

Suporter melakukan protes dengan menggunakan tanda pagar #2021BalikJatidiri di media sosial serta memasang spanduk di beberapa tempat di kota mereka. Ganjar berharap protes bisa disampaikan dengan bertemudan bicara secara langsung dengannya.

“Kalau bisa mbok ya jangan buat spanduk yang ngotorin tempat. Manajemennya ngobrol saja dengan saya,” kata Ganjar.

Ganjar mengatakan bahwa perbaikan Stadion Jatidiri saat ini masih berada dalam proses. Sebab, kata politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu, pembenahan dilakukan tidak hanya sebatas stadion namun juga area di sekitarnya.

“Sebenarnya target di 2021, karena anggaran refocusing kemungkinan molor karena bukan hanya stadion sepak bola, tapi kawasan sehingga yang sudah jadi ada kolam renang, tenis, ada ditambah lapangannya ada sepatu roda,” kata Ganjar.

“Ini sebenarnya bagian penataan, ini belum selesai, akan ada beberapa cabor (cabang olahraga) yang akan dibuatkan gedung, mohon teman-teman sabar,” kata Ganjar.

Tekanan suporter menyaksikan kembali timnya berkandang di Semarang semakin kuat terutama setelah Liga 1 sempat direncanakan dihelat hanya di Pulau Jawa saja sehubungan pandemi virus corona (COVID-19). Musim 2020 adalah musim ketiga PSIS di kasta teratas sejak promosi dari Liga 2 pada 2018.(ser)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button