Sinergi Bea Cukai dan Aparat Penegak Hukum Berantas Barang Ilegal

JagatBisnis.com – Dalam menjalankan fungsi pengawasan, Bea Cukai bersinergi dengan aparat penegak hukum (APH) terkait untuk menyatukan kekuatan kinerja bersama dalam mengamankan wilayah Indonesia dari penyelundupan dan barang ilegal.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakt, Sudiro menyebutkan beberapa kantor yang kali ini melakukan sinergi pengawasan diantaranya Bea Cukai Pontianak bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) yang melakukan pemusnahan narkotika jenis sabu seberat 1.016,9 gram di Kantor BNN Provinsi Kalimantan Bagian Barat.

“Narkotika tersebut merupakan hasil penindakan tim gabungan Bea Cukai dan BNN di Kalimantan Bagian Barat terhadap upaya penyelundupan dari Malaysia melalui jalur tikus menuju Pontianak,” ungkap Sudiro.

Dalam kasus ini terdapat tiga orang tersangka jaringan peredaran narkotika yang berhasil diamankan, yaitu HA, LI, dan GU.

Kegiatan serupa juga dilakukan Bea Cukai Jayapura yang turut memusnahan barang bukti narkotika jenis ganja yang diselenggarakan oleh BNN Provinsi Papua.

“Kegiatan Pemusnahan ini menunjukkan komitmen Bea Cukai bersama APH dalam pemberantasan narkoba demi mewujudkan Indonesia bersih dari narkoba,” ujar Sudiro.

Upaya membangun hubungan baik dengan APH juga dilakukan Bea Cukai Tarakan dengan Direktorat Polisi Air Baharkam Polri (Ditpolairud) Polda Kaltara, dengan menggelar patroli gabungan di wilayah perairan Tarakan serta melaksanakan pemeriksaan terhadap sarana pengangkut laut yang dilaksanakan secara mandiri.

Kegiatan patroli ini diikuti oleh Tim Patroli Bea Cukai Tarakan dan Personil Ditpolairud Polda Kaltara.

Patroli yang dilaksanskan bertujuan untuk mengamankan wilayah perairan tarakan dari penyelundupan dan tindakan ilegal yang dapat merugikan keuangan negara.

“Kedepannya diharapkan antara Bea Cukai dengan APH lainnya dapat terjalin sinergi yang berkesinambungan dalam meningkatkan pengawasan,” pungkas Sudiro.(srv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button