Sengketa Logo LPAI, Kak Seto Tegaskan Tak Ada Konflik dengan Arist Merdeka Sirait

JagatBisnis.com –  Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) kembali menegaskan bahwa pihaknya sebagai satu-satunya lembaga yang berhak atas penggunaan merk dan logo LPAI dan tidak ada lembaga lain yang bisa menggunakan logo tersebut tanpa seizin LPAI.

Logo tersebut hanya diperkenankan digunakan oleh LPAI beserta LPA yang telah mendapatkan Surat Keputusan (SK) secara resmi dari LPAI. Oleh karenanya, diluar dari ketentuan tersebut, maka bagi individu ataupun lembaga-lembaga lainnya tidak diperkenankan menggunakan logo tersebut tanpa seizin LPAI.

Berita Terkait

Sejalan dengan hal ini, pada 22 Maret 2021 LPAI telah memberikan surat pemberitahuan kepada lembaga lain yang menggunakan logo yang hampir sama atau mirip dengan logo LPAI sebagai upaya untuk menangkis ambiguitas yang terjadi di tengah masyarakat.

“Langkah ini nampaknya cukup berdampak kepada lembaga yang menggunakan logo yang hampir sama atau mirip dengan logo LPAI. Hal ini dapat dilihat bahwa lembaga tersebut telah menghentikan penggunaan logo yang mirip dan mengganti dengan logo yang berbeda. LPAI melihat keputusan yang diambil oleh lembaga tersebut sebagai sebuah bentuk pengakuan bahwa LPAI memang sebagai satu-satunya lembaga yang berhak dan kuat secara legalitas. LPAI berharap langkah tersebut juga diikuti lembaga lain yang juga tersebar di beberapa provinsi di Indonesia agar tidak lagi menimbulkan kebingungan dan ambiguitas di masyarakat,” ujar Ketua Umum LPAI, Seto Mulyadi saat ditemui di Sunter, Jakarta, Rabu (25/8).

Pria yang akrab disapa Kak Seto ini pun meminta lembaga yang masih menggunakan nama komisi nasional (komnas) agar dihapus karena dikhawatirkan sama dengan lembaga negara.

“Intinya jangan membuat bingung masyarakat,” tandas Kak Seto sekaligus didampingi Sekjen LPAI Henny Adi Hermanoe dan Rano W Stefano Tewu dari LBH Mawar Saron.

Lanjut Kak Seto juga menyatakan jika dirinya tidak memiliki konflik pribadi dengan Arist Merdeka Sirait yang menggunakan logo yang sama dengan LPAI.

“Clear, kami tidak ada konflik (pribadi). Saya minta jangan dipertentangkan antara saya dan Arist Merdeka. Saya dan Aris tetap bersahabat sebagai pihak yang peduli terhadap perlindungan anak,” ujar Kak Seto.

Meski demikian, Sekjen LPAI, Henny Adi Hermanoe menegaskan LPAI tetap akan memberi batasan waktu agar lembaga lain di luar LPAI merubah logo.

“Sekali lagi akan ada surat peringatan untuk pihak lain merubah logo,” tegas Henny Adi Hermanoe.(HAB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button