Saat Pandemi, Nuffic Neso Tetap Beri Beasiswa

JagatBisnis.com – Untuk rangka mempererat ikatan para penerima beasiswa Orange Tulip Scholarship (OTS) serta berbagi bekal informasi seputar studi dan tinggal di Belanda, Nuffic Neso Indonesia mengundang para penerima beasiswa secara virtual dalam acara OTS Awardees Online Gathering 2021, Sabtu (31/7/2021). Total aplikasi beasiswa OTS yang masuk tahun ini sebanyak 388 pendaftar untuk memperebutkan 77 beasiswa di 22 institusi di Belanda.

Direktur Nuffic Neso Indonesia Peter van Tuijl mengungkapkan, pandemi Covid-19 masih belum berakhir. Namun, Belanda sudah mulai membuka kembali banyak universitas. Bahkan, situasi di Belanda telah memberbolehkan untuk melakukan kuliah tatap muka. Sehingga penerima beasiswa bisa berkiprah di kancah internasional, baik secara karier dan berpretasi melalui NL Alumni Network setelah selesai menyelesaikan studi di Belanda.

“Kualitas pendidikan di Belanda tidak akan menurun meski dilanda Covid-19. Diharapkan para mahasiswa yang menerima beasiswa yang kuliah di Belanda ini akan tetap mendapatkan pengalaman hidup yang baik selama kuliah di Belanda,” kata Peter dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu (1/8/2021)

Menurutnya, OTS adalah beasiswa parsial yang bertujuan untuk meningkatkan kesempatan studi di Belanda bagi para pelajar unggul Indonesia yang berminat untuk melanjutkan program studi sarjana (bachelor degree) dan pasca sarjana (master degree). Beasiswa OTS pertama kali diluncurkan oleh Nuffic Neso Indonesia pada tahun 2012, dan jumlah beasiswa yang ditawarkan meningkat setiap tahunnya.

“Situasi pandemi Covid- 19 tidak menurunkan minat pelajar Indonesia untuk studi di Belanda. Total aplikasi beasiswa OTS yang masuk tahun ini sebanyak 388 pendaftar dan meningkat sebanyak 13.5 persen, jika dibandingkan dengan total aplikasi yang masuk tahun lalu yaitu 342 pendaftar. Para pendaftar tersebut akan bersaing memperebutkan 77 beasiswa yang memungkinkan untuk studi di 22 institusi di Belanda. Adapun total nilai beasiswa yang akan didapat sebesar EUR543,114,” ungkapnya.

Peter menjelaskan,dari 388 pendaftar beasiswa OTS, sebanyak 94 persen mendaftar untuk program master (S2) dan 6 persen mendaftar untuk program bachelor (S1). Dari total 388, sebanyak 37 pendaftar berhasil mendapatkan beasiswa OTS untuk tahun akademik 2021 dan 2022. Sedangkan bantuan biaya pengurusan visa, dan asuransi kesehatan selama studi. Total beasiswa yang diberikan untuk tahun akademik 2021 – 2022 senilai EUR265,790.

“Dilihat dari data para pendaftar OTS, program studi yang paling banyak dipilih adalah Business Administration, Law, Environmental Resource Management, Development Studies dan Digital Business. Dengan universitas tujuan diantaranya adalah Vrije Universiteit of Amsterdam, University of Twente, Tilburg University, Maastricht University, dan Radboud University,” tutup Peter. (eva)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button