Ridwan Kamil: Lockdown Tak Tepat untuk Bandung

JagatBisnis.com – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil memperhitungkan pemberlakuan karantina wilayah ataupun lockdown belum jadi tahap tepat untuk memesatkan memutuskan mata kaitan penjangkitan virus Corona COVID- 19.

Semacam diketahui, Kota Bandung mewacanakan perencanaan untuk meresmikan karantina wilayah di kecamatan- kecamatan yang lalu membuktikan kenaikan permasalahan positif COVID- 19.

Ridwan Kamil melaporkan, pemberlakuan kebijaksanaan Pemisahan Sosial Bernilai Besar( PSBB) ataupun Pemberlakuan Pemisahan Kegiatan Warga( PPKM) masih jadi cara jitu menanggulangi endemi di daerah- daerah.

” Kita tidak sempat berfikir terdapat karantina yang karakternya semacam lockdown, kita memutuskan dasar PPKM ini informasinya baik,” ucap Ridwan Kamil di Bandung, Jabar pada Rabu 3 Januari 2021.

Ridwan Kamil menekankan, nilai permasalahan positif COVID- 19 di Jawa Barat ditaksir lalu bertambah karena terdapatnya keterlambatan informasi. Padahal, baginya, PPKM jadi cara jitu menanggulangi endemi di kota- kota besar.

” Jika cuma dikejar permasalahan aktif kan enggak cermat, Jawa Barat PPKM itu baik bagi informasi kita. PPKM kita kira bagus mengapa wajib ambil suasana terburuk,” tutur ia.

Sebelumnya, Kota Bandung ancang- ancang meresmikan karantina wilayah untuk kecamatan- kecamatan yang lalu membuktikan kenaikan permasalahan positif virus corona ataupun COVID- 19.

Sekretaris Wilayah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna menjelaskan, pemograman itu akan dimatangkan dalam rapat terbatas tim satuan gabungan kewajiban COVID- 19. Baginya Kota Bandung memiliki pengalaman dalam meresmikan karantina wilayah becermin pada permasalahan lonjakan ribuan opsir Secapa Angkatan darat (AD).

” Kebijaksanaan terdahulu kita pula sudah melakukan dan merespon itu. Di mana terdapat eviden durasi itu di Kota Bandung sebagian kecamatan yang melakukan karantina wilayah di kecamatan ilustrasi terjadi di Cidadap dan Bandung kulon. Itu sempat,” ucap Ema di Bandung pada Jumat 29 Januari 2021. (ser)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button