Rahasia Dibalik Minyak Sawit yang Kaya Vitamin

jagatBisnis.com — Minyak sawit mengandung salah satu lemak sehat yang bernutrisi. Selain itu, dalam setiap 1 liter minyak kelapa sawit mengandung 20 persen Vitamin A dan E serta antioksidan. Dengan pemakaian sehari-hari yang tepat, minyak sawit sangat baik untuk kesehatan. Selain kaya nutrisi, minyak sayur nabati ini juga sangat efisien dibandingkan dengan penghasil minyak nabati lainnya. Bahkan, sangat bermanfaat untuk mendorong perekonomian bangsa.

“Sayangnya, peluang bisnis produsi vitamin A dan E dari minyak sawit belum banyak dilirik industri sawit dalam negeri. Padahal, saat ini sekitar 3 milyar orang di 150 negara menggunakan produk yang mengandung kelapa sawit,” kata pengamat pertanian, Bungaran Saragih saat webinar bertema, “Prospek Bisnis Vitamain A dan E Berbasis Minyak Kelapa Sawit”, pada Rabu (09/12/2020).

Dia menjelaskan, dilihat dari demand, baik dari dalam negeri dan luar negeri cukup besar. Di dalam negeri, kondisi masyarakat Indonesia yang masih banyak mengalami kekurangan gizi dan stunting menjadi peluang untuk produksi vitamin A dan E. Apalagi bahan bakunya  berasal dari komoditas minyak sawit.

“Indonesia sudah menghasilkan PKO dan CPO yang menjadi sumber penghasil vitamin A dan E terbesar di dunia. Namun, kita tidak bisa mengembangkan bisnis itu. Karena untuk menjadikan minyak sawit sebagai sumber vitamin A dan E yang berguna untuk kesehatan memerlukan proses panjang yang harus dikuasai industri dalam negeri, terutama mengubah dari minyak sawit,” ujarnya.

Sementara Kepala PUI-PT Nutrasetikal Pusat Penelitian Biosains dan Bioteknologi ITB, Elfahmi Yaman menambahkan, minyak sawit sebagai sumber vitamin A dan E mempunyai keunggulan dalam pemanfaatan di bidang farmasi secara komersial. Sehingga menarik untuk bahan penelitian. Bahkan penggunaan dalam bentuk crude material kasar merupakan nilai tambah bagi minyak sawit karena mengandung beberapa kandungan lain yang bisa memberikan efek farmakologi secara sinergis.

“Oleh sebab itu, inovasi riset Vitaman A dan E memberikan luaran yang sangat prospektif dalam pemanfaatan Vitamian A dan E dari minyak sawit. Apalagi, kandungan kelapa sawit bisa dimanfaatkan menjadi bahan baku obat suplemen makanan yang saat ini mayoritas masih diimpor. Jadi, ini tugas kita untuk mengimplementasikannya karena prospeknya luar biasa,” ujarnya.

Menurutnya, dalam dunia farmasi, senyawa murni dari vitamin A dan E, dari mana pun sumbernya memiliki efek yang sama, termasuk yang terdapat dalam kandungan kelapa sawit. Kalau tidak dalam bentuk murni ini juga bisa dalam bentuk ekstrak kasar dan bisa dimasukkan dalam obat herbal. Ini peluang yang luar biasa lebar.

“Kesulitan kita adalah bahan baku yang kita produksi ada sertifikat analisis mengikuti high grade. Padahal, kalau penelitian tentang vitamin A dan E terus berkembang dengan sangat cepat pada berbagai aspek. Minyak kelapa sawit sebagai sumber dengan kadar vitamin A dan E sangat tinggi mempunyai keunggulan dan pemanfaatan di bidang farmasi secara komersial,” pungkasnya. (eva)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button