Pengeroyokan Berujung Korban Jiwa, Disdik Bogor Tunda PTM 2 SMA

JagatBisnis.com –  Dinas Pendidikan Jawa Barat (Disdik Jabar) akhirnya menunda pembelajaran tatap muka (PTM) dua SMA Negeri di Kota Bogor imbas dari insiden pengeroyokan yang berujung tewasnya seorang siswa.

“Kami tunda sampai batas waktu yang tidak ditentukan,” kata Kasi Pengawas Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah II Jawa Barat, Imran Khaeruma, di Mapolresta Bogor, Jumat (8/10/2021).

Dia menyebut pihaknya hanya memberikan sanksi penundaan PTM terhadap dua SMA tersebut, karena kasus pengeroyokan ini tidak terkait dengan proses belajar atau di lingkungan sekolah.

Imran berharap kasus pengeroyokan oleh beberapa siswa SMAN 6 dan SMAN 7 Bogor tidak berefek kepada semangat siswa dan sekolah lainnya yang akan menjalankan PTM pada Senin pekan depan.

“Sanksi kami berikan sifatnya pribadi dua siswa yang bersangkutan, kasihan yang lain,” katanya.

Imran memastikan pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan PTM di sekolah di Kota Bogor. Sebab terdapat 115 SMA dan SMK yang akan melaksanakan PTM tahap I, termasuk dua sekolah yang siswanya terlibat pengeroyokan.

Sebelumnya, insiden pengeroyokan terjadi terhadap pelajar berinisial RM yang dilakukan oleh RAP dan ML di Taman Pelupuh Raya, Kelurahan Tegalgundul, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Rabu (6/10/2021). Insiden tersebut mengakibatkan pelajar RM tewas di lokasi.

Korban RM mengalami luka serius di bagian dada, tengkuk, dan kaki hingga akhirnya harus meregang nyawa. Polisi sendiri sudah mengumpulkan 10 orang saksi terkait kasus ini.

Dua tersangka tersebut diancam hukuman primer Pasal 76 C jo Pasal 80 ayat 1, 3 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan maksimal hukuman 15 tahun penjara. (pia)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button