Pemanfaatan TIK untuk Pendidikan dan Membangun Pemuda yang Produktif

JagatBisnis.com – BAKTI Kominfo, pada Jum’at (20/11) melaksanakan seminar live streaming bertemakan “Pemanfaatan TIK Untuk Pendidikan dan Membangun Pemuda Yang Produktif” yang diisi oleh Ir. Ahmad Rizki Sadig M.Si Anggota Komisi I DPR RI, Rosita Niken Widiastuti selaku Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika dan Christanto Wahyu Widodo selaku Konsultan Individual Perencanaan dan Strategi Komunikasi Persero.

 

Ir. Ahmad Rizki Sadig M.Si menyampaikan bahwa Teknologi informasi dan komunikasi ini salah satu bagian dari situasi industri hari ini yang perkembangannya sangat pesat, dinosaurus adalah makhluk yang paling kuat pada zamannya tapi menjadi punah karena tidak bisa beradaptasi dengan keadaan zaman.

“Bahwa kecepatan pada generasi muda sebuah tantangan untuk semakin menguasai dunia digital ataupun teknologi informasi dan komunikasi yang menjadi tumpuan terhadap semua sektor kehidupan yaitu, sektor yang berhubungan dengan usaha, yang berhubungan dengan kesehatan, yang berhubungan dengan pendidikan, berhubungan dengan pemerintahan, serta berhubungan dengan sosialisasi,” ujarnya dalam seminar live streaming tersebut.

“Lalu memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi ini secara maksimal, bertanggung jawab dengan cara yang baik, dalam menggunakan internet, menggunakan gadget, menggunakan media social, menggunakan segala hal yang sifatnya positif,”tuturnya.

“ Bagaimana cara belajar mengajar yang baik yang tidak menimbulkan kejenuhan kepada anak-anak didiknya dan tidak menimbulkan efek negatif terhadap radiasi-radiasi gadget terhadap anak-anak didiknya yang masih usia dini,”ucapnya.

“Kepada seluruh peserta seminar jangan dianggap remeh, bahwa teknologi informasi dan komunikasi akan menjadi sesuatu yang sangat vital, sangat penting bagi perkembangan manusia di masa-masa yang akan datang dan upayakan bahwa mempunyai kemampuan untuk bisa melakukan dan bisa menggunakan teknologi informasi dan komunikasi ini dengan cara yang bijak, dengan cara yang bertanggung jawab dan bisa menghasilkan pribadi-pribadi yang produktif,”terangnya.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Rosita Niken Widiastuti Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika menuturkan bahwa perkembangan TIK itu basisnya memang ada dua hal yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasi, teknologi seakan sudah menjadi suatu hal yang dijadikan ketergantungan oleh masyarakat khususnya media social sudah menjadi hal yang wajib.

“ Cara pemanfaatkan teknologi untuk menyeimbangkan pendidikan dan kehidupan seperti megelola prioritas misalnya mencari di Google hal-hal yang positif, menggunakan teknologi untuk komunikasi lebih baik, menggunakan cara yang berbeda untuk mendapatkan pendidikan,”imbuhnya.

“ Terkait dengan transformasi digital, perlu percepatan, masih ada wilayah yang blank spot, mungkin sudah terkoneksi internet tetapi masih kurang lancar, disinilah Kementerian Kominfo bekerjasama dengan perusahaan-perusahaan telekomunikasi untuk bisa melakukan akselerasi membangun infrastruktur,”ungkapnya.

“Kominfo prioritasnya adalah membangun untuk wilayah daerah 3T, tetapi untuk yang daerah-daerah bukan 3T, itu dibangun oleh perusahaan perusahaan telekomunikasi, karena perusahaan telekomunikasi tentu mengambil manfaat dari wilayah-wilayah yang dapat dikatakan wilayah komersial,”jelasnya.

“Dalam membangun infrastruktur Palapa Ring merupakan percepatan transformasi digital yang nomer satu, pembangunan Palapa Ring sudah selesai 100% baik diwilayah barat Tengah, maupun Timur dan masih sebagian yang dibangun, masih dalam proses. Yang tidak kalah penting adalah adanya data privacy, perlindungan data pribadi ini sekarang menjadi prioritas, Komisi 1 sekarang ini juga tengah mempersiapkan rancangan undang-undang perlindungan, kemudian dalam rangka transformasi digital sekarang ini traffic internet tentunya akan naik, adobsi digital meningkat, aplikasi-aplikasi semakin banyak,”lanjutnya.

“Beliau juga menyampaikan program UMKM Go Online untuk membantu masyarakat kecil terutama pengusaha mikro, kecil dan menengah untuk ikut berjualan daring dengan memanfaatkan Marketplace yang tersedia. Kementerian kominfo juga mempunyai program gerakan 1000 startup ini adalah untuk produktivitas anak-anak muda ini sebuah gerakan untuk menjadikan potensi Indonesia ingin menjadi The Digital Energy of Asia di tahun 2020 dengan mencetak 1000 startup yang menjadi solusi berbagai masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. Tujuanya meningkatkan motivasi kewirausahaan dan membangun ekosistem startup di Indonesia,”terangnya.

Menurut Yusran Isnaini S.H.,M.Hum selaku Pemerhati Sosial Media juga menyampaikan, “bahwa era digital ini di maknai dengan masif perkembangan media sosial dan siapa saja bisa bermain media sosial dan semua orang sekarang memiliki akun-akun media sosial yang menghabiskan banyak waktu dengan media sosial.

“Lalu muncul profesi-profesi baru seperti analitik data, content creator, ilustrator dan desain grafis menjadi hal yang banyak dibutuhkan di masa saat ini, karena memang kebutuhan visual menjadi hal yang urgent bisa mencari pengaruh di era digital. Apabila tidak mempersiapkan diri menghadapi era ini, tidak dilengkapi dengan pengetahuan-pengetahuan untuk membekali diri pasti akan ketinggalan, bahkan mungkin di dunia kerja pun akan menjadi lebih sulit karena tidak bisa menyesuaikan diri. Yang harus dikuasai agar bisa menyesuaikan diri dengan era digital yaitu dengan kemampuan literasi dasar, memahami literasi sains, literasi baca tulis, finansial dan lain-lain termasuk budaya dan lingkungan,”tuturnya.

“ Bagaimana skill kompetensi di era digital yaitu karakter berkualitas, dengan karakter yang baik, positif tentu itu akan bergerak melakukan beberapa hal yang bisa menjamin seseorang bisa lebih adaptif terhadap perubahan di era digital,”tutupnya. (boy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button