Pelaksanaan SJSN Harus Melibatkan Elemen Masyarakat

JagatBisnis.com – Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) merupakan salah satu penyelenggara Jaminan Sosial Nasional (JSN) untuk memberikan kepastian perlindungan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia. Maka, dalam pelaksanaan SJSN harus melibatkan seluruh elemen masyarakat. Apalagi, JSN memiliki 2 prinsip, yaitu prinsip asuransi sosial dan prinsip ekuitas.

Ketua Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) Tubagus Achmad Choesni menjelaskan, dalam prinsip asuransi sosial, JSN meliputi kegotong-royongan antara peserta, kepesertaan bersifat wajib dan tidak selektif. Selain itu, iuran juga berdasarkan persentase upah/penghasilan dan bersifat nirlaba.

“Sedangkan prinsip ekuitas, JSN memiliki kesamaan dalam memperoleh pelayanan sesuai dengan kebutuhan. Oleh sebab itu, kami menyadari betul, menjamin keberlansungan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) adalah prioritas utama demi memberikan perlindungan kesehatan secara menyeluruh kepada masyarakat,” katanya dalam pemaparan Hasil Monev DJSN dan Isu Strategi SJSN, di Jakarta, Rabu (5/5/2021).

Menurutnya, JKN merupakan upaya pemerintah untuk membangun sistem kesehatan yang berkelanjutan. Sehingga dapat memberikan manfaat pembiayaan pelayanan kesehatan secara berkualitas kepada masyarakat. Apalagi lebih dari satu tahun, Indonesia masih dilanda pandemi Covid-19.

“Bahkan, hingga saat ini pandemi masih menjadi sebuah permasalahan yang merubah banyak tatanan kehidupan masyarakat, termasuk pelayanan kesehatan dan upaya memenuhi kebutuhan hidup lainnya. Situasi pandemi ini juga menjadi tantangan sendiri bagi pemerintah untuk menjamin pelayanan kesehatan yang menyeluruh dengan peningkatan kapasitas pelayanan kesehatan,” ungkapnya.

Meskipun demikian, lanjutnya, ada upaya pemerintah untuk menjaga keberlansungan JKN serta memperbaiki tatanan pelaksanaan SJSN masih terus dilakukan hingga saat ini. Sehingga kedepannya diharapkan, adanya pemahaman dan partisipasi aktif masyarakat dalam mensukseskan progam negara ini.

“Penting untuk dipahami bersama, perbaikan ekosistem SJSN adalah tanggung jawab bersama untuk kehidupan yang lebih baik di Indonesia,” pungkasnya. (eva)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button